Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa kecewa saat menanggapi informasi terkait salah satu sekolah swasta di Balikpapan secara sembunyi-sembunyi melakuan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dan pelaku penyelenggara pendidikan seharusnya patuh terhadap protokol kesehatan karena zona di Balikpapan belum aman.

“Seharusnya pihak penyelenggara harus perhatikan protokol kesehatan”, tegasnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2020).

Kita tidak bisa membayangkan ketika anak  usia sekolah terpapar dan tidak mendapat perhatian khusus akibat tatap muka di dunia pendidikan. Ia menyebut Bagaimana bentuk penanganannya, karantinanya dan juga bentuk pemulihannya. ” Ini bukan orang dewasa dan butuh perhatian khusus jika anak terpapar”, jelasnya.

Ini perlu menjadi perhatian khusus, politisi partai Gerindra ini melanjutkan, sebagai mitra pendidikan dan atas nama komisi IV DPRD Kota Balikpapan betul betul memperhatikan kondisi saat. Ketika kondisi sudah safe dan aman memungkinkan untuk belajar mengajar tatap muka langsung kita akan memulainya serentak.

“Sekali lagi anak anak kita, adik adik kita, siswa yang masih dibawah umur sangat rentan terhadap covid-19. Karena mereka belum paham seperti apa protokol kesehatan yang benar semisal jaga jarak , masker, cuci tangan yang benar”, tegasnya

“Sekali lagi saya mohon pemerintah bisa edukasi langsung bagi penyelenggara pendidikan untuk memperhatikan protokol kesehatan dan sekali lagi kami tidak setuju diadakan pelajaran tatap muka langsung”, pungkasnya. (Adv)