Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – MELIHAT KONTESTASI POLITIK DI BALIKPAPAN YANG HANYA TERDAPAT CALON TUNGGAL PADA PILWALI 2020, TERNYATA TURUT MELAMBUNGKAN NAMA KOLOM KOSONG ATAU LEBIH DIKENAL KOTAK KOSONG, SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PILIHAN DI PILWALI BALIKPAPAN BERSANDING DAN MELAWAN CALON TUNGGAL

TAK HERAN JIKA DI MEDIA SOSIAL PEMINAT KOLOM KOSONG SANGAT RAMAI SEHINGGA CUKUP MENJADI MOMOK MENAKUTKAN BAGI PESAINGNYA, HAL INI JUGA KEMUDIAN MENJADI LANGKAH TEGAS BAGI PARTAI HANURA DAN NASDEM MENYATAKAN SIKAP TEGASNYA BERADA DI KOLOM KOSONG

SIKAP TEGAS INI DISAMPAIKAN LANGSUNG OLEH BENDAHARA DPD NASDEM BALIKPAPAN, IR AHMAD BASIR ATAU AHB MELALUI DEKLARASINYA BERSAMA KADER, PENGURUS SERTA SIMPATISAN WARGA, BELUM LAMA INI

TAK HANYA DEKLARASI, SOSIALISASI TENTANG KOLOM KOSONG INI SELANJUTNYA SECARA MILITAN AKAN TERUS DILAKUKAN UNTUK MEMBERI INFORMASI KEPADA WARGA

STATMEN BENDAHARA DPD NASDEM BALIKPAPAN, IR H AHMAD BASIR (AHB )

KEDUA PARTAI INI SENDIRI SEBELUMNYA HARUS MENELAN PIL KEKECEWAAN LANTARAN TIDAK DAPAT MENGUSUNG CALONNYA, KARNA TIDAK DAPAT MEMENUHI JUMLAH KURSI

SYARAT CALON UNTUK MAJU DI PILWALI BALIKPAPAN, JUMLAH DUKUNGAN KURSI SEBANYAK 9 KURSI DARI 45 KURSI DI LEGISLATIF. NAMUN, CALON TUNGGAL DARI PETAHANA SENDIRI BERHASIL MENDAPATKAN DUKUNGAN SEBANYAK 40 KURSI SEHINGGA TIDAK MENYISAHKAN BAGI CALON LAIN UNTUK MAJU MENJADI PESAING. (dayat)