UMKM Balikpapan Jadi Sorotan di HUT ke-45 Dekranas, Warga Diundang Meramaikan Pameran Gratis
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Balikpapan bukan hanya seremoni belaka. Ajang nasional yang digelar pada 9–11 Juli 2025 di BSCC Dome ini diproyeksikan menjadi panggung besar bagi produk UMKM lokal untuk menembus pasar lebih luas sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Ketua Dekranasda Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa kegiatan pameran kerajinan dan kuliner akan dibuka untuk umum secara gratis setelah upacara peringatan. Acara yang dimulai pukul 13.00 Wita ini menghadirkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan khas hingga kuliner daerah. “Ini bukan sekadar pameran, melainkan wujud kebanggaan kita atas karya anak bangsa, khususnya UMKM Balikpapan,” ujar Nurlena dalam konferensi pers, Selasa (8/7/2025).
Tak tanggung-tanggung, Balikpapan diprediksi akan menerima 3.000–4.000 tamu dari berbagai provinsi. Kehadiran ribuan peserta itu diyakini akan memberi dampak signifikan, tidak hanya memperkenalkan produk lokal, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata dan perdagangan kota minyak.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan voucher doorprize yang dapat digunakan langsung berbelanja di stan UMKM yang berpartisipasi, baik di expo, galeri, zona kuliner, maupun bandara. “Jumlahnya terbatas, jadi siapa cepat dia dapat,” kata Nurlena.
Menariknya, seluruh produk yang dipamerkan telah melalui proses kurasi ketat sehingga kualitasnya terjamin. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperluas peluang pemasaran UMKM Balikpapan di tingkat nasional. “Kami ingin dapur UMKM terus mengepul. Kehadiran masyarakat, membeli produk, dan membagikan pengalaman ini akan menjadi dukungan nyata,” tambahnya.
Nurlena juga menekankan bahwa momen ini merupakan sejarah penting, mengingat perayaan Dekranas tahun ini menjadi tonggak awal penyelenggaraan keliling di 514 kabupaten/kota se-Indonesia. “Balikpapan beruntung menjadi yang pertama. Bisa jadi butuh puluhan tahun lagi kesempatan ini datang kembali, jadi mari manfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan