Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Perhatian serius diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kepada para marbot masjid dan mushola di Balikpapan. Melalui program Umroh Gratis yang akan berjalan selama lima tahun ke depan, marbot akan diberangkatkan secara bertahap sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga dan memakmurkan rumah ibadah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Balikpapan, Arif Fadillah, menegaskan program ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap mereka yang selama ini bekerja dalam senyap. “Tidak semua langsung berangkat sekaligus, tapi akan bertahap. Setiap tahun ada kuota, sehingga pada akhirnya semua marbot mendapat giliran,” ujarnya usai menghadiri Rakerda MUI Kota Balikpapan di Hotel Grand Tiga Mustika, Sabtu (9/8/2025).

Selain kesempatan menunaikan ibadah umroh, marbot yang masuk daftar juga akan menerima insentif bulanan Rp500 ribu dari provinsi. Bantuan tersebut, menurut Arif, diharapkan bisa meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap peran sosial marbot yang jarang tersorot.

Untuk bisa mengikuti program ini, marbot wajib memiliki KTP Balikpapan minimal tiga tahun. Proses pendaftaran dilakukan melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan yang kemudian mengusulkan nama-nama marbot kepada Pemprov Kaltim. “Bagi yang belum terdaftar, silakan segera mendaftarkan diri ke Kemenag dengan membawa data lengkap. Tanpa data itu, usulan tidak bisa diproses,” jelas Arif.

Data mencatat, terdapat sekitar 500 masjid dan mushola di Balikpapan. Dengan jumlah sebanyak itu, program umroh gratis diperkirakan akan memberi kesempatan kepada ratusan marbot secara bertahap sesuai alokasi dari provinsi.

Ketua MUI Kota Balikpapan, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut baik program ini. Menurutnya, umroh gratis tidak hanya menjadi hadiah spiritual, tetapi juga bentuk penghormatan atas pengabdian marbot yang kerap dianggap pekerjaan sederhana namun penuh tanggung jawab.

“Marbot adalah garda terdepan dalam menjaga kesucian masjid, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga memastikan ibadah berjalan lancar. Apa yang dilakukan Pemprov Kaltim ini tentu memberi semangat baru,” ungkapnya.

Dengan adanya program ini, marbot diharapkan semakin termotivasi untuk terus menjaga rumah ibadah, sementara masyarakat juga semakin menghargai peran mereka dalam kehidupan sosial-keagamaan. (Adv/DiskominfoBpp)