Dua Pramuka Tuna Rungu Keliling Indonesia, Ketua DPRD Balikpapan Beri Apresiasi
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dua anggota Pramuka tuna rungu, Ikhsan dari Kendari dan Mursidi dari Makassar, tiba di Balikpapan dalam rangka perjalanan mereka mengelilingi Indonesia. Pada Selasa (18/2/2025), keduanya bertemu dengan Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, untuk menyampaikan misi perjuangan mereka dalam membangun kesadaran akan pentingnya inklusivitas bagi penyandang disabilitas.
Ikhsan dan Mursidi memulai perjalanan panjang mereka dengan satu tujuan utama: menginspirasi masyarakat bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa. Mereka ingin membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berperan aktif di berbagai bidang, termasuk dalam gerakan Pramuka.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memberikan apresiasi atas perjuangan keduanya. Ia menilai perjalanan Ikhsan dan Mursidi sebagai bentuk nyata semangat pantang menyerah serta inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda. “Perjuangan mereka luar biasa. Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi pesan kuat bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang untuk berkarya dan berjuang. Masyarakat harus lebih sadar dan mendukung inklusivitas di berbagai sektor,” ujar Alwi.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Alwi Al Qadri bahkan menyempatkan diri untuk berbincang langsung dan mendengarkan kisah perjalanan mereka yang penuh tantangan. Mulai dari keterbatasan akses hingga respons masyarakat yang beragam, Ikhsan dan Mursidi berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana mereka menghadapi berbagai rintangan dengan semangat yang tak tergoyahkan.
Ikhsan dan Mursidi berharap perjalanan mereka dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Mereka juga mendorong lebih banyak pihak, termasuk pemerintah dan komunitas, untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi kaum difabel.
Perjalanan mereka yang penuh inspirasi menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian dan berkontribusi bagi negeri. Dengan semangat inklusivitas yang terus dikampanyekan, mereka berharap akan semakin banyak penyandang disabilitas yang mendapat dukungan dan kesempatan untuk berkembang. (Adv)
Tinggalkan Balasan