Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Jalan Ahmad Yani, salah satu jalur utama yang selalu dipadati kendaraan dan aktivitas pertokoan, kini tengah berubah wajah. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat memperbaiki drainase dan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas persoalan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut setiap musim hujan.

Perbaikan infrastruktur ini mendapat perhatian dari DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi III, Laisa Hamisa, menilai langkah DPU sudah tepat, namun ia menekankan pentingnya penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu. Menurutnya, kawasan Ahmad Yani yang dikenal sebagai pusat pertokoan tidak boleh terlalu lama terganggu oleh proyek pengerjaan.

“Pekerjaan di kawasan pertokoan jangan sampai berlarut-larut. Semakin cepat selesai, semakin sedikit gangguan terhadap aktivitas warga maupun pelaku usaha,” ujar politisi PKS ini saat ditemui di Gedung DPRD Balikpapan, Senin (11/8/2025).

Selain ketepatan waktu, Laisa juga menyoroti soal kualitas hasil pekerjaan. Ia meminta agar pengawasan di lapangan benar-benar diperketat, sehingga drainase dan trotoar yang dibangun tidak hanya indah secara visual, tetapi juga tahan lama dan mampu menahan curah hujan tinggi yang kerap mengguyur Balikpapan.

“Pengawasan pengerjaan harus diperketat agar hasilnya berkualitas dan tahan lama. Jangan sampai setelah selesai malah cepat rusak lagi,” tegasnya.

Lebih jauh, Laisa mendorong DPU bersama OPD terkait untuk tidak hanya fokus pada proyek pembangunan, tetapi juga menyiapkan anggaran pemeliharaan secara rutin. Menurutnya, pemeliharaan berkala akan jauh lebih efisien dibandingkan menunggu infrastruktur rusak parah baru dilakukan perbaikan.

“Kalau ada anggaran rutin untuk pemeliharaan, kerusakan bisa dicegah sejak dini. Ini akan menghemat biaya dan juga lebih nyaman bagi masyarakat,” paparnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Balikpapan Selatan, Laisa menegaskan bahwa perbaikan drainase dan trotoar tidak boleh dipandang sebelah mata. Infrastruktur yang baik, kata dia, memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi kota, kenyamanan publik, hingga daya tarik investasi.

“Infrastruktur yang baik akan menunjang perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga. Jadi ini bukan hanya soal estetika, tapi soal keberlangsungan kota dan masa depan Balikpapan,” pungkasnya. (Adv)