Peresmian SMPN 27 Diharapkan Bertepatan dengan HUT Kota Balikpapan
Gasali: SMPN 27 Diharapkan Bisa Terima Siswa di PPDB Tahun Ini
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa pembangunan SMPN 27 Balikpapan merupakan program prioritas yang harus didukung penuh oleh semua pihak. Meskipun gedung sekolah telah rampung, sekolah ini belum bisa difungsikan tanpa adanya sarana dan prasarana pendukung, seperti meja, kursi, dan fasilitas lainnya.
“Apapun bentuknya, pembangunan SMPN 27 adalah program pemerintah yang wajib didorong dan didukung. Walaupun gedungnya sudah ada, tapi kalau perlengkapannya belum ada, kan belum bisa dimanfaatkan,” ujarnya. Jumat (24/1/2025)
Gasali berharap sekolah ini dapat mulai menerima siswa baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Namun, hal tersebut bergantung pada percepatan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana.
“Mudah-mudahan tahun ini segera dilengkapi sarana-prasarananya, sehingga bisa digunakan saat PPDB mendatang,” tambahnya.
Sebagai mitra Dinas Pendidikan, Komisi IV DPRD Balikpapan terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas pendidikan untuk mengatasi keterbatasan daya tampung siswa di berbagai wilayah.
“Kami akan tetap mendukung program pemerintah, termasuk menyelesaikan kekurangan fasilitas di SMPN 27, agar sekolah ini dapat berfungsi optimal,” tegas Gasali.
Dalam wawancara melalui sambungan telepon, Gasali juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan telah menyiapkan rencana pengadaan tenaga pengajar untuk SMPN 27.
“Informasi yang kami terima, pengadaan guru sudah dirancang, dan gedungnya sudah siap untuk digunakan saat PPDB tahun ini. Kami sangat optimistis sekolah ini dapat beroperasi tepat waktu,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa peresmian SMPN 27 dijadwalkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan. Hal ini menunjukkan bahwa proses perencanaan dan pembangunan sekolah telah melalui tahapan yang sesuai standar teknis.
“Semua tahapannya, termasuk DED (Detail Engineering Design), sudah dilalui, sehingga pembangunan ini sudah sesuai standarisasi,” kata Gasali.
Dengan selesainya pembangunan SMPN 27, diharapkan pemerintah dapat memberikan solusi konkret terhadap permasalahan daya tampung siswa, sekaligus memperkuat akses pendidikan yang lebih merata di seluruh wilayah Balikpapan. (Adv)
Tinggalkan Balasan