Dispora Kaltim Dorong Pembudayaan Olahraga dan Lestarikan Olahraga Tradisional
NUSSA. CO, SAMARINDA- Dalam upaya membangun budaya hidup sehat dan melestarikan warisan lokal, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus menggencarkan program pembudayaan olahraga dan pengembangan olahraga tradisional di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bgus surya saputra, Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi alat untuk meningkatkan kebugaran, tetapi juga sarana untuk mempererat persatuan dan menanamkan nilai-nilai positif di masyarakat (14 Mei 2025).
“Kami ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Tidak hanya olahraga modern, tapi juga olahraga tradisional yang mengandung nilai budaya lokal,” ujar Bagus.
Dispora Kaltim menilai bahwa olahraga tradisional seperti engrang, sumpitan, bakiak, dan hadang perlu dilestarikan, karena tidak hanya menyenangkan tetapi juga merefleksikan identitas budaya Kalimantan Timur.
Dalam berbagai kegiatan pembinaan, olahraga tradisional juga mulai diintegrasikan sebagai bagian dari kurikulum olahraga di sekolah dan ajang kompetisi tingkat daerah.
Selain itu, Dispora juga berkomitmen memperluas akses dan fasilitas olahraga bagi masyarakat umum, serta menjalin kerja sama dengan sekolah, komunitas, dan organisasi kepemudaan agar pembudayaan olahraga ini berjalan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani serta mendukung misi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas 2045.”
Dispora berharap, melalui pembudayaan olahraga dan pelestarian olahraga tradisional, akan lahir generasi yang tidak hanya sehat dan aktif, tetapi juga bangga dengan identitas budaya lokalnya.
(Adv).
Tinggalkan Balasan