Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan kesiapannya dalam menyukseskan program makanan bergizi gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan masyarakat kurang mampu, serta mendorong partisipasi pendidikan dan produktivitas sosial secara lebih luas.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 40 titik lokasi dapur umum yang tersebar di berbagai wilayah kota untuk mendukung kelancaran distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat. “Kita sudah siapkan 40 titik dapur umum untuk mendukung program makanan gizi gratis dari pemerintah pusat. Ini program penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat di kawasan Inpres, Kelurahan Muara Rapak, Minggu (3/8/2025)

Program ini tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi generasi muda, tetapi juga membuka peluang keterlibatan bagi pelaku UMKM lokal, khususnya usaha jasa katering. “Kalau ada warga yang punya usaha katering, bisa ikut serta dalam pengadaan makanan sehat ini. Selain membantu anak-anak, juga meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Pemerintah Kota Balikpapan memandang program ini sebagai peluang besar untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang berbasis partisipasi masyarakat. Dalam waktu dekat, dana pelaksanaan program akan segera dicairkan, yang menandai dimulainya pelaksanaan tahap awal. “Segera cair, jadi kita harap warga dan pelaku usaha bersiap ambil peran,” ujar Bagus.

Sasaran utama program ini adalah siswa sekolah dasar dan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah. Pemerintah berharap, selain mendukung kebutuhan gizi, inisiatif ini juga dapat meningkatkan kehadiran siswa di sekolah, mengurangi angka stunting, dan memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas.

Bagus menegaskan bahwa program ini bukan hanya implementasi kebijakan pusat semata, tetapi juga bentuk komitmen daerah dalam mempercepat pembangunan manusia. “Kita ingin semua pihak, dari pemerintah, dunia usaha hingga masyarakat, ikut bergerak bersama demi masa depan yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoBpp)