BNN Turun ke Terminal Kariangau, PT KKT Gelar Tes Narkoba Massal untuk 200 Karyawan
Pelabuhan Bebas Narkoba, Tegaskan Komitmen Keselamatan melalui Tes Massal
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Upaya menciptakan kawasan pelabuhan yang aman dan bersih dari narkoba semakin diperkuat di Balikpapan. PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), pengelola Terminal Petikemas Kariangau, menjalankan pemeriksaan narkoba massal terhadap 200 karyawannya selama dua hari, 3–4 November 2025. Langkah ini menjadi bentuk komitmen tegas perusahaan dalam melindungi keselamatan operasional sekaligus mendukung program nasional pemberantasan narkotika.
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan itu menyasar karyawan operasional, teknisi, hingga tim pengawasan yang bertugas di zona aktivitas bongkar muat dan terminal petikemas. Suasana terminal terlihat berbeda sejak pagi; pegawai berbaris tertib, mendengarkan paparan bahaya narkoba sebelum menjalani tes.
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT KKT, Faisal Napu, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin perusahaan. Ia menyebutkan, lingkungan kerja sektor pelabuhan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas dan kesehatan para pekerjanya, mengingat terminal merupakan objek vital dengan risiko keselamatan tinggi.
“Kami ingin memastikan seluruh insan KKT bekerja dalam kondisi fisik dan mental prima. Pelabuhan tidak boleh jadi celah bagi penyalahgunaan narkoba. Bebas narkoba adalah syarat mutlak untuk menjaga keamanan, produktivitas, dan keberlanjutan operasional,” tegasnya.
Selain pemeriksaan urine secara bertahap, BNN juga memberikan edukasi mengenai dampak narkoba, risiko kecelakaan kerja akibat penggunaan bahan terlarang, hingga konsekuensi hukum yang mengintai para pelanggar. PT KKT memastikan bahwa setiap karyawan mendapatkan pemahaman komprehensif terkait bahaya narkotika, bukan hanya tes formalitas.
Ketua Tim Pemeriksaan BNN Balikpapan, Herlina, yang hadir mewakili Kepala BNN Kota Balikpapan, mengapresiasi konsistensi PT KKT dalam menjalankan program deteksi dini. Ia menilai perusahaan pelabuhan memiliki peran strategis dalam mendukung wilayah pesisir Balikpapan tetap bersih dari ancaman peredaran gelap narkoba.
“Ini langkah penting dan kami sangat mendukung. Pelabuhan adalah kawasan strategis. Karyawan yang bersih dari narkoba berarti melindungi diri, rekan kerja, dan operasional perusahaan. Upaya seperti ini perlu dicontoh oleh perusahaan lain,” ujarnya.
Lebih jauh, BNN menegaskan bahwa kehadiran dunia industri dalam program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) menjadi fondasi penting dalam mewujudkan wilayah kerja Bersinar — Bersih dari Narkoba. Kolaborasi aktif antara pemerintah dan sektor pelabuhan dinilai mampu mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran gelap, terutama di pintu-pintu logistik nasional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol komitmen PT KKT terhadap budaya keselamatan (safety culture) dan integritas lingkungan kerja. Perusahaan percaya bahwa pegawai yang sehat, disiplin, dan berintegritas merupakan aset utama dalam menjaga kelancaran arus logistik Kaltim dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan pemeriksaan berkala, pengawasan melekat, dan edukasi berkelanjutan, PT KKT menegaskan kesiapan mendukung ekosistem pelabuhan zero drugs dan menciptakan standar keamanan tinggi di kawasan industri Kariangau. (Adv)
Tinggalkan Balasan