Bozem Pesona Katulistiwa Jadi Solusi Cegah Banjir, Camat Minta Pengembang Patuh Aturan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Proyek pembangunan bozem atau kolam retensi di kawasan Perumahan Pesona Katulistiwa, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Tengah, menjadi sorotan serius Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Hal ini terlihat dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama unsur DPRD Balikpapan, Senin (14/4/2025), guna meninjau langsung progres pembangunan dan kepatuhan pengembang terhadap izin lingkungan serta rencana tata ruang.
Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo, menjelaskan bahwa pengembang tengah melakukan perluasan bozem dengan luasan sekitar 3.000 meter persegi. Dari total hampir satu hektare lahan, sebagian besar tanggung jawab pembangunan ada di pihak pengembang, sementara sisanya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota melalui proses pengalihan aset yang saat ini tengah dikaji Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). “Lahan ini cukup strategis untuk dijadikan tampungan air. Pembangunan bozem ini penting sebagai bagian dari pengendalian banjir,” ujar Agung.
Ia menambahkan bahwa intensitas hujan di Balikpapan yang kian tinggi dan tidak menentu membuat keberadaan bozem menjadi sangat krusial, terutama bagi wilayah-wilayah rawan banjir seperti RT 45, 55, 56, dan 57, yang berada di elevasi lebih rendah. “Tanpa kolam penampungan sementara, air hujan langsung mengalir deras ke Sungai Ampal dan berisiko menimbulkan banjir di wilayah bawah,” tegasnya.
Selain fungsi pengendalian banjir, keberadaan bozem juga menjadi syarat tata ruang dalam pengembangan kawasan perumahan. Karena itu, Pemkot Balikpapan mendorong pengembang untuk mematuhi seluruh ketentuan teknis dan administratif, termasuk mempercepat proses pengalihan lahan yang menjadi kewenangan pemerintah. “Kami berharap pengembang komitmen dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Pemerintah tidak ingin pembangunan kawasan justru memicu bencana,” imbuhnya.
Pembangunan bozem Pesona Katulistiwa diproyeksikan sebagai solusi jangka menengah dalam penanganan banjir di wilayah Balikpapan Tengah. Pemerintah dan DPRD sepakat akan terus mengawal progresnya hingga tuntas dan sesuai peruntukan. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan