Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Suatu gebrakan baru dalam dunia pendidikan Kota Balikpapan segera terealisasi. Pemerintah kota berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di seluruh ruang kelas sekolah negeri. Langkah ini akan memungkinkan para orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka langsung dari layar ponsel.

Program yang pernah dijanjikan Wali Kota Rahmad Mas’ud saat Pilkada itu kini mulai menampakkan wujud. Sekretaris Komisi I DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, menyebut rencana tersebut sebagai bentuk inovasi responsif dalam menjawab tantangan pendidikan abad 21.

“Ini bukan sekadar alat pantau, tapi fondasi menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, terbuka, dan saling percaya,” ujarnya.

Najib menjelaskan bahwa pengawasan manual di sekolah, baik oleh guru maupun pihak keluarga, memiliki keterbatasan. Pemasangan CCTV menjadi solusi yang tidak hanya mencegah tindak negatif seperti perundungan dan pencurian, tetapi juga dapat melindungi guru dari tuduhan tak berdasar.

Ia menilai, keberadaan CCTV akan memperkuat rasa aman dan kepercayaan di lingkungan sekolah. Jika terjadi insiden, rekaman visual bisa menjadi alat klarifikasi yang objektif dan sahih.

“Bahkan jika ada guru yang difitnah, CCTV bisa bicara. Ini penting demi menjaga martabat pendidik kita,” tegas Najib.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dukungan DPRD terhadap program ini bersifat penuh, termasuk dalam hal penganggaran dan pengawasan implementasi. Ia juga mengajak para orang tua untuk tidak memandang CCTV sebagai alat pengintai, melainkan sebagai bentuk jaminan atas hak anak untuk belajar di lingkungan yang aman dan adil.

Apabila direalisasikan dalam skala penuh, Balikpapan bakal menjadi kota pelopor sistem pendidikan berbasis pengawasan digital di Kalimantan Timur. (Adv)