Loadingtea

Olahraga Asal Swedia Hadir di Kaltim, AFI Bentuk Pengurus Provinsi

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Cabang olahraga (cabor) Floorball resmi mulai berkembang di Kalimantan Timur pada awal 2026. Kehadiran olahraga asal Sweden tersebut ditandai dengan terbentuknya kepengurusan provinsi setelah Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) menunjuk Moeso Novianto sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) AFI Kalimantan Timur.

Penunjukan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) AFI Nomor 3/PENGPROV AFI KALIMANTAN TIMUR PP-AFI/III/2026 yang ditandatangani pada 26 Februari 2026. Mandat tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum PP AFI, Ganefri, sebagai langkah awal pengembangan olahraga floorball di wilayah Kalimantan Timur.

Moeso Novianto menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah Ketua PP AFI, Prof. Ganefri memberikan mandat kepada saya untuk memimpin Pengprov AFI Kaltim. SK tersebut ditandatangani pada 26 Februari 2026,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, floorball merupakan olahraga beregu yang dimainkan menggunakan tongkat (stick) dan bola ringan berbahan plastik. Permainan ini memiliki konsep yang mirip dengan hoki, namun dengan peralatan yang lebih ringan dan dimainkan di dalam ruangan.

Dalam satu pertandingan, floorball dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari enam pemain, yakni lima pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Lapangan yang digunakan memiliki panjang sekitar 36 hingga 44 meter dengan lebar 18 hingga 22 meter serta dikelilingi papan pembatas setinggi sekitar 50 sentimeter dengan sudut melingkar.

“Floorball ini sebenarnya mirip hoki, tetapi stick dan bolanya berbahan plastik sehingga lebih ringan. Satu tim terdiri dari lima pemain dan satu kiper,” jelasnya.

Secara nasional, AFI berdiri pada 28 Oktober 2009 dan pada tahun yang sama telah menjadi anggota International Floorball Federation (IFF). Perkembangan olahraga ini di Indonesia semakin terstruktur setelah mendapat pengakuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia pada 2016 serta bergabung sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada 2017.

Pengakuan tersebut membuka jalan bagi pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta pengembangan olahraga floorball secara lebih luas di Indonesia.

Di Kalimantan Timur sendiri, Pengprov AFI telah mulai menjalin komunikasi dengan KONI Kalimantan Timur guna memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga ini di berbagai daerah.

Menurut Moeso, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk kepengurusan AFI di tingkat kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sebagai langkah awal memperluas pembinaan atlet.

“Alhamdulillah kami sudah menjalin komunikasi dengan beberapa daerah. Insyaallah dalam waktu dekat sekitar lima kabupaten/kota siap membentuk kepengurusan AFI,” katanya.

Ia berharap kehadiran floorball dapat menambah pilihan cabang olahraga bagi generasi muda di Kalimantan Timur sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*/day)