PUPR PPU Fokuskan DAK 2025 untuk Infrastruktur Jalan Penunjang Ketahanan Pangan
NUSSA.CO, PPU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang jalan untuk Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat konsultasi yang berlangsung di Kota Batam pada 11-14 November 2024, Plt. Kepala PUPR PPU, Khairudin, menyebut bahwa anggaran tersebut akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan yang mendukung program ketahanan pangan di wilayah PPU.
“Kami sedang menganalisis kebutuhan anggaran untuk proyek-proyek infrastruktur tahun 2025, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” ujar Khairudin.
Rapat ini juga menjadi momen penting untuk asistensi teknis dalam penyusunan rencana kegiatan. Khairudin menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu informasi resmi terkait besaran DAK yang akan dialokasikan oleh Kementerian PUPR untuk PPU.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, menyatakan bahwa wilayah Babulu menjadi fokus utama perencanaan tahun depan. Babulu, sebagai lumbung pangan utama PPU, memerlukan infrastruktur jalan yang memadai untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat.
“Proyek yang belum selesai tahun ini harus kami tuntaskan terlebih dahulu. Untuk 2025, kami mengusulkan anggaran hampir Rp 100 miliar, dengan prioritas pada ruas jalan kabupaten yang telah ditetapkan dalam SK Bupati,” jelas Petriandy.
Ia menambahkan bahwa sesuai regulasi Kementerian PUPR, usulan DAK hanya berlaku untuk jalan kabupaten, sementara jalan desa berada di luar cakupan kewenangan DAK.
Untuk Tahun Anggaran 2024, DAK yang diterima PUPR PPU mencapai Rp 23 miliar. Petriandy berharap alokasi untuk 2025 dapat meningkat guna mendukung pembangunan jalan di wilayah strategis.
“Nilai final DAK akan diverifikasi oleh pusat. Besaran yang disetujui akan menentukan skala prioritas proyek yang dapat kami laksanakan,” tambahnya.
Dengan prioritas pembangunan infrastruktur jalan di wilayah strategis seperti Babulu, PUPR PPU optimis mampu mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di PPU. Keberhasilan ini diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal melalui infrastruktur yang andal. (Adv/DiskominfoPPU)
Tinggalkan Balasan