Ketua DPRD Ingatkan Warga Balikpapan Tak Terprovokasi Isu Kelangkaan Beras
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Isu kelangkaan beras yang sempat merebak di Kota Balikpapan akhirnya mendapat kepastian. Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, memastikan bahwa stok beras di kota minyak berada dalam kondisi aman setelah pemerintah kota melakukan langkah cepat dengan meninjau langsung gudang dan distributor.
Dalam Rapat Paripurna ke-25 Masa Sidang III Tahun Sidang 2024–2025 yang digelar di Lantai 8 Gedung Parkir Klandasan, Rabu (13/8/2025), Alwi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah sigap Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Menurutnya, kepastian ketersediaan beras ini sangat penting untuk meredam keresahan masyarakat.
“Pemerintah kota telah bertindak cepat dengan meninjau langsung gudang dan distributor. Dari hasil peninjauan tersebut dipastikan stok beras di Balikpapan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tegas Alwi.
Ia mengingatkan, isu kelangkaan pangan sangat sensitif karena bisa menimbulkan kepanikan warga. Oleh sebab itu, Alwi mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi isu yang belum tentu benar, serta menghindari aksi membeli beras secara berlebihan.
“Kepada seluruh masyarakat Balikpapan, saya minta untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Jika kita membeli berlebihan, justru akan menciptakan kelangkaan semu. Percayalah, stok beras kita aman,” ujarnya.
Selain itu, Alwi juga menilai perlu adanya komunikasi yang lebih intensif antara Pemkot Balikpapan, Bulog, dan para distributor. Hal ini untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar dan tidak ada hambatan di lapangan, baik dari sisi pasokan maupun harga.
“Pemkot perlu terus berkoordinasi dengan Bulog dan distributor, agar stok tidak hanya aman tetapi juga terdistribusi dengan baik. Ini penting supaya harga tetap stabil dan masyarakat tidak dirugikan,” tambahnya.
Ia berharap, momentum ini bisa menjadi pelajaran bahwa isu terkait kebutuhan pokok harus segera ditindaklanjuti dengan langkah cepat, agar tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas. DPRD, menurutnya, akan terus mengawal persoalan ini agar masyarakat mendapat jaminan keamanan pangan. (Adv)
Tinggalkan Balasan