Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Persoalan krisis air bersih yang hingga kini masih dirasakan sejumlah wilayah di Kota Balikpapan terus menjadi sorotan. Keterbatasan pasokan air bersih bukan hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berpengaruh pada kualitas hidup warga di tengah pertumbuhan kota yang semakin pesat.

Sebagai upaya mencari jalan keluar, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menjalin kerja sama strategis dengan PT Arsari Tirta Perdana. Kehadiran kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah besar dalam penyediaan air bersih jangka panjang bagi masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa DPRD menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditawar lagi.

“Kerja sama ini adalah ikhtiar strategis yang kami dukung penuh. Saat ini Balikpapan masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Dengan adanya kolaborasi ini, harapannya akan lahir solusi jangka panjang yang bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar politisi Golkar yang akrab disapa Adi, Senin (4/8/2025).

Adi menjelaskan, kondisi geografis Balikpapan yang terbatas sumber air membuat pemerintah harus mencari alternatif baru. Salah satunya adalah pemanfaatan potensi aliran air dari luar daerah, seperti Sungai Mahakam maupun kawasan Batu Raden.

“Kami berharap program pemerintah pusat, termasuk suplai dari Sungai Mahakam, bisa terealisasi pada 2026. Hal ini penting untuk mengurangi defisit air bersih di Balikpapan yang semakin terasa akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan perumahan baru,” jelasnya.

Selain memperbanyak sumber air, Adi juga menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur pendukung. Peremajaan jaringan perpipaan dinilai sangat mendesak agar distribusi air lebih efisien dan tidak terbuang sia-sia karena kebocoran.

“Jangan sampai air sudah diproduksi dengan baik tapi tidak sampai ke warga karena bocor di perjalanan. Rehabilitasi pipa lama harus menjadi prioritas, bersamaan dengan penambahan sumber air baru,” tambahnya.

Lebih jauh, Adi menegaskan bahwa DPRD Balikpapan akan terus mendukung kebijakan pemerintah kota yang berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

“Kami sangat mendukung program wali kota terkait penyediaan air bersih. Ini menyangkut kualitas hidup masyarakat. Apalagi Balikpapan kini menjadi magnet pendatang baru, sehingga ketersediaan air bersih harus mampu mengikuti pertumbuhan kota,” pungkasnya. (Adv)