Limbah Waduk, Air Bersih, dan Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan dalam Reses Ketua Komisi III DPRD Balikpapan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menyerap langsung beragam aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2024/2025 yang digelar di halaman kediamannya, Balikpapan Selatan, Rabu (23/4/2025).
Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan warga dari daerah pemilihan Balikpapan Selatan tersebut, tiga isu utama mencuat dan mendapat perhatian serius: gangguan limbah waduk, distribusi air bersih rumah tangga yang belum merata, serta masalah keamanan lingkungan yang dinilai masih membutuhkan penguatan.
Yusri menegaskan, reses bukan sekadar formalitas, melainkan sarana strategis untuk mendengar langsung denyut kebutuhan masyarakat di lapangan. Setiap keluhan yang disampaikan, menurutnya, akan menjadi prioritas untuk diperjuangkan di tingkat legislatif maupun dalam koordinasi lintas instansi.
“Reses ini bagian dari tanggung jawab kami untuk hadir, mendengar, dan berupaya mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Semua aspirasi akan kami kawal hingga tuntas,” tegas Yusri dalam sambutannya.
Untuk mempercepat respons terhadap berbagai isu yang diangkat, Yusri turut melibatkan sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya pihak kelurahan, Dinas Perhubungan, serta Perumda Tirta Manuntung. Hadirnya OPD dalam forum reses ini memberikan kesempatan kepada warga untuk mendapatkan jawaban langsung terkait langkah-langkah penanganan masalah.
Limbah dari waduk yang mencemari lingkungan sekitar menjadi keluhan paling banyak disuarakan. Warga berharap adanya penanganan lebih serius, mulai dari normalisasi hingga sistem pengelolaan limbah yang lebih terintegrasi.
Selain itu, distribusi air bersih yang belum merata di beberapa wilayah Balikpapan Selatan juga menjadi sorotan. Banyak warga meminta percepatan program sambungan baru untuk memastikan akses air layak bagi seluruh rumah tangga.
Tak kalah penting, keresahan terkait keamanan lingkungan juga mendapat porsi besar dalam dialog. Warga mengusulkan penguatan patroli lingkungan dan peningkatan fasilitas pendukung keamanan di tingkat RT.
Yusri menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah dihimpun akan segera diteruskan ke instansi teknis terkait. Ia berharap kehadiran pemerintah kota melalui OPD bisa mempercepat proses tindak lanjut sehingga warga dapat segera merasakan dampak nyata dari program-program perbaikan yang dirancang. “Semua persoalan yang warga sampaikan hari ini tidak boleh berhenti di sini. Harus kita dorong bersama agar menjadi aksi nyata demi Balikpapan yang lebih baik,” tutupnya. (Adv)
Tinggalkan Balasan