Kominfo Donggala Gaspol Integrasi Jaringan, Targetkan Layanan Publik Lebih Efisien
NUSSA.CO, DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala mulai mengakselerasi transformasi digital dengan mendorong integrasi jaringan internet berbasis sistem terpusat. Langkah ini dinilai krusial untuk memperbaiki kualitas layanan publik sekaligus menutup celah inefisiensi dan kerentanan keamanan data yang selama ini masih terjadi di lingkungan perangkat daerah.
Upaya tersebut dipertegas melalui kunjungan kerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Donggala ke Kantor PT Telkom Witel Sulawesi Bagian Tengah di Jalan Moh. Hatta, Palu, Jumat (10/04/2026). Pertemuan itu menjadi forum strategis untuk membahas penguatan infrastruktur telekomunikasi, percepatan digitalisasi layanan pemerintahan, hingga solusi konkret dalam mengatasi wilayah blank spot di Donggala.
Kepala Dinas Kominfo Donggala, Hermanto, menegaskan bahwa sistem jaringan terpusat bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan modern yang efektif, efisien, dan aman.
“Selama ini masing-masing OPD masih mengelola jaringan dan server secara mandiri. Kondisi ini berisiko terhadap keamanan informasi sekaligus berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran. Integrasi menjadi solusi yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.
Dengan sistem terpusat, lanjut Hermanto, standar keamanan dapat diterapkan secara menyeluruh dan pengelolaan infrastruktur menjadi lebih terkendali. Selain itu, koordinasi antarperangkat daerah juga akan lebih mudah, sehingga pelayanan publik berbasis digital dapat berjalan lebih optimal.
Tak hanya fokus pada integrasi jaringan, Pemkab Donggala juga menargetkan percepatan pengentasan blank spot, terutama di wilayah yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata, seperti Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah. Ketersediaan akses internet yang merata dinilai menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Akses internet bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi infrastruktur dasar. Ini penting untuk pelayanan publik, pendidikan, hingga pengembangan sektor pariwisata dan UMKM,” kata Hermanto.
Kebijakan pemusatan jaringan ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menekankan pentingnya integrasi sistem, konsolidasi data, dan peningkatan kualitas layanan pemerintahan berbasis digital.
Dalam pertemuan tersebut, pihak PT Telkom Indonesia menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah strategis Pemkab Donggala melalui penyediaan infrastruktur telekomunikasi serta pendampingan teknis yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi di Donggala. Lebih dari itu, sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta diyakini dapat mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah di era digital. (*/Adv)
Tinggalkan Balasan