Loadingtea

NUSSA.CO, PPU – Dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempercepat perekaman KTP Elektronik (KTP-El) bagi pemilih pemula. Langkah ini diambil agar para pemilih pemula, terutama siswa SMA dan sederajat yang akan berusia 17 tahun pada hari pencoblosan 27 November 2024, dapat menggunakan hak pilih mereka.

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah meluncurkan program Pelayanan Keliling Jemput Bola untuk menjangkau para pemilih pemula. Program ini menyasar remaja berusia 16 tahun yang akan genap 17 tahun saat Pilkada. “Kami ingin memastikan semua pemilih pemula memiliki KTP-El sebelum Pilkada berlangsung, sehingga mereka bisa terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujar Dony

.Dalam upaya mempercepat perekaman, Tim Mobile Disdukcapil PPU turun langsung ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah PPU. Fasilitas perekaman KTP-El disediakan di sekolah untuk memudahkan para siswa dalam mengikuti proses ini. “Tim kami telah bekerja keras selama dua bulan terakhir untuk memastikan siswa-siswi yang menjadi pemilih pemula dapat melakukan perekaman tanpa hambatan,” jelasnya.

Meski demikian, Dony mengakui bahwa terdapat tantangan dalam pelaksanaan program tersebut. Banyak siswa, terutama siswi, yang enggan difoto saat proses perekaman berlangsung. “Banyak remaja, khususnya siswi, yang tidak ingin difoto dalam seragam sekolah atau merasa belum siap karena belum berhias,” ungkapnya. Untuk mengatasi masalah ini, Disdukcapil memberi kelonggaran dengan memperbolehkan siswi membawa pakaian ganti dan menyediakan waktu untuk bersiap sebelum difoto.

Menurut Dony, target Disdukcapil PPU adalah menyelesaikan perekaman KTP-El bagi sekitar 6.000 pemilih pemula tahun ini. Hingga kini, sekitar 3.000 pemilih pemula sudah berhasil direkam. “Kami optimis target ini akan tercapai, terutama dengan upaya jemput bola yang terus kami lakukan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan realisasi target tersebut, Disdukcapil PPU berencana membuka layanan perekaman KTP-El di Kantor Disdukcapil hingga hari pencoblosan. Dony menyebutkan bahwa koordinasi dengan Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, telah dilakukan untuk mempercepat jadwal layanan bagi pemilih pemula. “Kami akan terus membuka layanan hingga hari H Pilkada, agar tidak ada pemilih yang terlewatkan,” ujarnya.

Sistem pendataan yang terintegrasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mempermudah proses ini. Remaja yang akan mencapai usia 17 tahun pada hari pencoblosan secara otomatis akan masuk dalam DPT. “Kami berfokus pada mereka yang saat ini berusia 16 tahun. Dengan KTP-El yang sudah direkam, mereka akan terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada mendatang,” jelas Dony.

Melalui program ini, Disdukcapil PPU berharap seluruh pemilih pemula dapat terfasilitasi dan ikut serta dalam pesta demokrasi pada Pilkada 2024. Dengan perekaman KTP-El yang lancar, pemilih pemula diharapkan dapat menggunakan hak suaranya dengan baik dan ikut menentukan masa depan daerah mereka. (Adv/DiskominfoPPU)