Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Kevin Adrian memasuki fase akhir menuju Musyawarah Daerah (Musda) XVI KNPI Balikpapan. Sebagai satu-satunya kandidat yang mengembalikan formulir pencalonan, ia membawa agenda menjadikan KNPI bukan sekadar wadah organisasi, tetapi ruang konsolidasi dan pemberdayaan pemuda menghadapi perubahan ekonomi Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Musda XVI KNPI Balikpapan dijadwalkan berlangsung di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Minggu (16/8/2026). Forum tersebut akan menjadi momentum penentuan kepemimpinan DPD KNPI Balikpapan periode 2026–2029.

Meski maju sebagai calon tunggal, Kevin menilai kepemimpinan KNPI bukan sekadar persoalan pergantian figur. Menurutnya, organisasi kepemudaan tersebut membutuhkan arah baru yang mampu menjawab tantangan dan peluang yang muncul seiring perkembangan Balikpapan.

Ia menawarkan visi menjadikan KNPI sebagai rumah bersama bagi pemuda untuk bersatu, mengembangkan kapasitas, membangun kemandirian, serta terlibat langsung dalam pembangunan kota.

“Visi saya bagaimana menjadikan KNPI sebagai rumah untuk bersatu, berdaya, mandiri, kreatif dan berkontribusi untuk Kota Balikpapan,” ujar Kevin, Jumat (14/8/2026).

Salah satu agenda yang menjadi perhatiannya adalah penguatan kewirausahaan pemuda. Kevin menilai perkembangan Balikpapan sebagai kota penyangga IKN akan membuka peluang ekonomi baru, tetapi pada saat yang sama meningkatkan persaingan dan tuntutan terhadap kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, pemuda daerah dinilai harus dipersiapkan agar mampu mengambil peluang tersebut, bukan sekadar menjadi penonton di tengah derasnya investasi dan pembangunan.

“Posisi Balikpapan sebagai penyangga utama IKN bakal memberi dampak luas, dari segi ekonomi, sosial dan lainnya,” katanya.

Menurut Kevin, perubahan tersebut harus direspons dengan peningkatan kompetensi, kreativitas dan kemampuan menciptakan peluang usaha. Ia ingin KNPI mengambil peran lebih konkret dalam mendorong pemuda agar memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi.

“Kita tidak mau putra-putri daerah hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.

Gagasan tersebut, kata Kevin, tidak terlepas dari pengalamannya di sejumlah organisasi. Ia saat ini tercatat sebagai Sekretaris AMPG Balikpapan, Ketua Barisan Muda Kosgoro Balikpapan, serta Wakil Ketua Kadin Balikpapan Bidang Pemuda dan Olahraga. Di KNPI Balikpapan, ia sebelumnya pernah menjabat Wakil Ketua Bidang Politik periode 2019–2022.

Dengan pengalaman tersebut, Kevin berharap Musda XVI tidak berhenti pada proses memilih ketua baru. Lebih jauh, forum itu diharapkan menjadi titik awal konsolidasi pemuda Balikpapan untuk mengambil posisi strategis dalam perubahan kota yang semakin cepat.

Musda akan menjadi penentu apakah gagasan tersebut mendapat mandat untuk dibawa Kevin ke dalam kepemimpinan KNPI Balikpapan periode 2026–2029. (*/day)