Sidoarjo Membara, 4 Rumah Terbakar, Dua Lansia Alami Luka Bakar
NUSSA.CO, TOLITOLI — Peristiwa kebakaran menghanguskan empat rumah warga di Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu (6/9/2026). Musibah ini menyebabkan sejumlah warga terdampak, termasuk kelompok rentan seperti balita, lansia, dan anak usia sekolah.
Berdasarkan data penanganan yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli, sebanyak empat rumah dilaporkan habis terbakar dengan dampak mencapai 6 kepala keluarga (KK) dan total 15 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat satu balita berusia 5 tahun, empat lansia, serta tiga anak sekolah yang terdiri dari satu siswa SMA dan dua siswa SMP.
Selain kerugian materiil, dua warga juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa kebakaran tersebut, yakni Samsudin (70 tahun) dan Kartini (60 tahun).
Adapun korban kebakaran masing masing, Saadia (63) dan Amran (24). Siti Salakea (60) dan Deni Rivandi (38), termasuk dua anak sekolah serta satu lansia. Samsudin (70) mengalami luka-luka akibat kebakaran). Edi Salakea (52), termasuk satu anak sekolah tingkat SMP.
Selain empat rumah yang habis terbakar, satu rumah lainnya dilaporkan terdampak dan mengalami kerusakan ringan. Rumah tersebut dihuni oleh Ilyas Miu (50), Ismail Kasim (32), dan Mariam Igrisa (64). Dengan demikian, berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Tolitoli, keseluruhan dampak kebakaran mencakup 5 rumah, 9 KK, dan 22 jiwa terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt., menyatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga yang terdampak.

“Kami terus melakukan pendataan dan asesmen di lapangan untuk memastikan seluruh warga yang terdampak dapat teridentifikasi dengan baik. Prioritas kami adalah memastikan kondisi korban, terutama warga yang mengalami luka-luka, serta kelompok rentan seperti lansia, balita, dan anak-anak,” ujar Abdullah.
Ia menambahkan, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan unsur terkait dalam upaya penanganan pascakebakan. “Untuk kebutuhan warga terdampak, kami akan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan mendesak di lapangan. Data ini masih bersifat sementara dan akan diperbarui apabila terdapat perkembangan hasil asesmen,” katanya.
Menindaklanjuti insiden ini, BPBD Kabupaten Tolitoli mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik dan sumber-sumber api di lingkungan tempat tinggal. Penanganan terhadap korban menjadi prioritas, terutama bagi warga yang mengalami luka-luka, lansia, balita, serta anak-anak yang terdampak akibat musibah kebakaran tersebut. ( ham)

Tinggalkan Balasan