Setetes Biru untuk Kemanusiaan di Tolitoli
NUSSA.CO, TOLITOLI – Bagi sebagian orang, berbagi selalu diidentikkan dengan lembaran rupiah atau bantuan materiil. Namun di Tolitoli, Jumat (14/8/2026) pagi, kepedulian diukur lewat cara yang jauh lebih personal: setetes darah yang mengalir dari lengan-lengan sukarelawan.
Di bawah naungan semangat “Gerakan Langit Biru Indonesia Asri”, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli menggelar aksi donor darah menyambut usianya yang ke-25 pada 9 September mendatang.
Targetnya tak main-main, 200 kantong darah disiapkan untuk menjaga cadangan vital bagi pasien di rumah sakit setempat.
“Memberi bantuan kepada masyarakat itu tidak selalu soal uang. Dengan mendonorkan darah, kita sedang menyambung harapan hidup orang lain,” tutur Ketua DPC Partai Demokrat Tolitoli, Moh. Nurmansyah Bantilan, S.I.Kom., M.PW., atau yang akrab disapa MNB, di sela-sela peninjauan kegiatan.
Suasana lokasi donor tampak hangat dan dinamis. Baru dua jam pintu pendaftaran dibuka, 30 orang sudah mengantre untuk pemeriksaan medis awal. Meski tak semuanya lolos—hanya 22 orang di gelombang pertama yang dinyatakan siap donor—antusiasme warga tak surut.
Menariknya, ruang donor tak hanya diisi oleh jajaran kader partai berkaus biru. Ruangan itu menjelma menjadi ruang perjumpaan lintas elemen. Mulai dari mahasiswa, warga lokal, hingga aktivis muda bahu-membahu menyingsingkan lengan baju.
Bagi MNB yang juga rutin mendonorkan darahnya, aksi ini bukan sekadar agenda seremoni politik, melainkan pengingat bahwa stok darah di rumah sakit sering kali menipis di saat-saat kritis. Seluruh darah yang terkumpul nantinya akan dikelola langsung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Tolitoli.

“Selain membantu sesama, jujur saja, rutin berdonor justru bikin badan terasa jauh lebih sehat dan energik,” tambah MNB tersenyum.
Di akhir hari, kegiatan ini meninggalkan pesan sederhana namun kuat di bumi Tolitoli: bahwa kepedulian tertinggi sering kali tidak datang dari tebalnya dompet, melainkan dari kesediaan kita untuk berbagi kehidupan itu sendiri. (ham)
Tinggalkan Balasan