Antisipasi Abrasi, Wawali Balikpapan Minta Kontraktor Perhatikan Pagar Laut Gedung DPRD
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Pembangunan Gedung DPRD Kota Balikpapan Tahap III terus dipacu demi mengejar target penyelesaian pada akhir 2025. Proyek senilai Rp13 miliar ini mencakup pengerjaan tiga bangunan utama, yakni Gedung A, B, dan C, yang nantinya menjadi pusat aktivitas legislatif kota.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, meninjau langsung progres di lapangan pada Selasa (12/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kontraktor bekerja sesuai jadwal sekaligus memperhatikan standar keselamatan kerja.
“Gedung B dan C sudah masuk tahap pemasangan interior. Untuk Gedung A saat ini masih tahap arsitektur, tapi segera menyusul ke pekerjaan interior setelah rampung,” ujar Bagus.
Selain mengapresiasi capaian pembangunan, Bagus juga menyoroti kedisiplinan pekerja dalam menggunakan alat pelindung diri (APD). Menurutnya, penerapan keselamatan kerja yang ketat mencerminkan komitmen kontraktor menjaga keamanan pekerja di lapangan.
Namun, ia memberi catatan teknis pada beberapa bagian penting. Ballroom dan ruang rapat paripurna di Gedung C diminta mendapat perhatian ekstra, khususnya penguatan rangka plafon agar tidak terjadi kerusakan di kemudian hari. Ia juga mengingatkan pemasangan keramik granit dilakukan dengan cermat agar tidak menimbulkan goresan sebelum serah terima pekerjaan.
Bagus menekankan pentingnya antisipasi terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pemasangan pagar di sisi gedung yang menghadap laut harus mempertimbangkan potensi abrasi akibat pasang surut. Menurutnya, opsi pembangunan breakwater atau pemecah gelombang perlu dipertimbangkan sejak dini.
Jika seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, Gedung DPRD Balikpapan yang baru diharapkan dapat difungsikan pada awal 2026. “Secara keseluruhan progresnya bagus, lokasi proyek juga cukup terjaga kebersihannya. Tinggal memastikan catatan teknis segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan