Cegah Penyusupan Barang Terlarang, Rutan Balikpapan Gelar Pemeriksaan Menyeluruh
Amankan Sejumlah Barang Berisiko
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan melalui kegiatan deteksi dini gangguan keamanan. Agenda yang berlangsung pada Rabu, 26 November 2025 pukul 13.30 WITA ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pengawasan internal dan memastikan kondisi Rutan tetap kondusif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan bersama jajaran Staf Pelayanan Tahanan, Regu Pengamanan (Rupam), serta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2025. Deteksi dini ini merupakan implementasi dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menekan peluang masuknya barang-barang terlarang ke dalam Rutan.
Selama pemeriksaan berlangsung, petugas melakukan penyisiran menyeluruh di kamar hunian warga binaan. Area-area rawan seperti sudut ruangan, celah lemari, serta lokasi yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang terlarang turut diperiksa secara detail. Dari proses tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang tidak sesuai ketentuan dan dinilai berpotensi disalahgunakan. Seluruh barang temuan langsung diamankan untuk kemudian didata, diinventarisasi, serta dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Rutan Kelas IIA Balikpapan secara konsisten menjalankan deteksi dini ini secara rutin, terstruktur, dan terukur sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang. Langkah ini juga selaras dengan instruksi pusat melalui Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-285 tanggal 24 Juli 2025 tentang Arahan dan Instruksi Pencegahan Penyelundupan Barang Terlarang pada Lapas, Rutan, dan LPKA.
Melalui kegiatan ini, Rutan Balikpapan berharap dapat mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari potensi gangguan, sekaligus memastikan program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan optimal tanpa hambatan. (*/Adv)
Tinggalkan Balasan