Dispora Kaltim Gencarkan Perang Terhadap Narkoba, Siapkan Pemuda Jadi Agen Perubahan
NUSSA. CO, SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan merancang Program Peningkatan Kapasitas Pemuda (PKP) sebagai bentuk investasi dalam mencetak pemuda yang tangguh, produktif, dan berintegritas.
Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, menjelaskan bahwa program ini akan menjadi ujung tombak gerakan anti-narkoba di lingkungan pemuda. Tidak hanya memberikan penyuluhan bahaya narkoba, program ini juga akan membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen emosi agar mampu menjadi agen perubahan di komunitas mereka.
“Kami ingin para pemuda Kaltim tidak hanya menjadi penonton, tapi pelaku aktif dalam menjaga lingkungannya dari pengaruh negatif, khususnya narkoba,” ujar Bahri (Rabu 14 Mei 2025 ).
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai kabupaten/kota dengan menggandeng BNN, tokoh agama, lembaga pendidikan, serta organisasi kepemudaan. Fokusnya adalah pada peningkatan kesadaran dan pemberdayaan, dengan pendekatan berbasis komunitas agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, Dispora Kaltim juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pemuda yang sehat secara mental dan sosial. PKP dirancang tidak hanya sebagai kampanye, tetapi sebagai gerakan pembentukan karakter dan kepemimpinan.
“Generasi muda harus dipersiapkan secara menyeluruh bukan hanya fisik dan intelektual, tetapi juga moral dan sosial. Dengan begitu, mereka bisa menghadapi tantangan zaman, termasuk ancaman narkoba,” tambah Bahri.
Program ini rencananya akan dimulai pertengahan tahun 2025 dan menargetkan ribuan pemuda dari seluruh penjuru Kalimantan Timur. Diharapkan, ke depan akan lahir lebih banyak pemuda yang berani mengambil peran sebagai motor penggerak perubahan di masyarakat.
Dengan langkah strategis ini, Dispora Kaltim menunjukkan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama dan pemuda berada di garda terdepan.
(Adv).
Tinggalkan Balasan