Dispora Kaltim: Stadion GOR Segiri Penuhi Standar Nasional untuk Sepak Bola
NUSSA.CO, SAMARINDA- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur nilai Stadion GOR Segiri sudah memenuhi standar sebagai lapangan sepak bola tingkat nasional Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (21/5/25).
Penilaian ini didasarkan pada kelengkapan fasilitas pendukung yang ada, mulai dari tempat duduk penonton, fasilitas ruang ganti pemain, hingga pencahayaan stadion.
“Salah satu faktor utama yang menjadikan stadion ini layak menjadi tuan rumah pertandingan nasional adalah keberadaan lampu stadion. Pencahayaan yang memadai menjadi syarat utama dalam pertandingan profesional di tingkat nasional. GOR Segiri telah memiliki sistem lampu yang dinilai cukup mendukung”, ujar H.M. Agus Hari Kesuma.
satu hal yang masih menjadi catatan adalah kondisi rumput lapangan. perbaikan rumput masih diperlukan agar benar-benar memenuhi standar nasional yang diharapkan.
Selain itu, GOR Segiri dan Stadion Palaran juga menjadi perhatian. Dahulu, stadion ini memiliki masalah pada kemiringan lapangan, namun saat ini telah diperbaiki. Kondisinya kini dinilai sudah lebih baik dan siap untuk kembali digunakan.
Terkait kemungkinan Stadion Palaran didaftarkan untuk kompetisi tingkat nasional atau internasional, seperti AFC, kini tinggal menunggu keputusan dari tim penilai. Mereka yang akan menentukan apakah stadion tersebut layak digunakan dalam ajang besar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Samarinda, ujar H.M. Agus Hari Kesuma, mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada alasan teknis yang membuat stadion-stadion tersebut tidak bisa digunakan, jika seluruh aspek pendukung diperbaiki dan memenuhi standar.
Sementara itu, untuk standar rumput, GOR Segiri dianggap sudah cukup memenuhi, meskipun untuk memenuhi syarat AFC, masih ada beberapa kekurangan dari sisi infrastruktur lainnya yang belum terpenuhi oleh Stadion Madya.
Kepala Dinas pemuda dan Olahraga menegaskan belum ada laporan resmi dari Dispora Samarinda mengenai tindak lanjut evaluasi dan pengajuan kedua stadion tersebut ke federasi sepak bola nasional maupun internasional. Semua masih menunggu keputusan dari pihak yang berwenang dalam penilaian fasilitas stadion.
Tinggalkan Balasan