DPRD Kaltim Dorong Kepastian Penyerapan Telur Peternak Lokal
Nussa.co, Samarinda- Kepastian akses pasar dinilai menjadi tantangan utama bagi peternak ayam petelur di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, yang menilai jaminan penyerapan produksi harus diprioritaskan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah peternak tanpa kejelasan pasar justru berisiko menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Minat beternak tinggi, tapi tanpa pasar yang jelas, usaha sulit berkembang,” ujarnya.
Firnadi menyebut, kebutuhan telur dari dapur-dapur MBG di Kaltim dapat menjadi solusi konkret. Melalui skema kemitraan tersebut, peternak lokal memiliki peluang mendapatkan pasar yang lebih stabil.
“Setiap dapur membutuhkan ribuan telur setiap minggu, ini potensi besar yang harus dimanfaatkan,” katanya.
Ia menambahkan, dengan rata-rata kebutuhan sekitar 6.000 butir telur per dapur per minggu, penyerapan produksi dari peternak lokal dapat berlangsung secara berkelanjutan seiring bertambahnya jumlah dapur MBG.
Firnadi berharap langkah ini mampu mendorong tumbuhnya usaha ayam petelur di desa-desa sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
“Keberhasilan usaha ternak sangat ditentukan oleh terhubungnya produksi dengan pasar,” pungkasnya.
[AH|DPRD Kaltim|Adv]
Tinggalkan Balasan