HBP ke-61. Wabup : Cetak Warga Binaan Mandiri dan Terampil
NUSSA.CO, TOLIT0LI – Tidak hanya menjadi insan yang baik, sadar dan berkelakuan baik, saat kembali ke masyarakat, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli diharapkan pula menjadi manusia dengan kemandirian, serta keterampilan yang mumpuni.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan saat menghadiri peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 tahun 2025, di Lapas Tolitoli, Minggu (27/04/2025) dan Meeting Zoom bersama Menteri Imigrasi dan Lapas RI Agus Andrianto, serta Wamen Imipas RI, Dirjen serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan Se-Indonesia.
Acara tersebut turut dihadiri pejabat di antaranya, Dandim 1305/BT, Letkol INF Aryanto Rolando, SIP, Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Dr. Albertinus P. Napitupulu, SH, MH, serta para Unsur Forkopimda lainnya, OPD, serta Jajaran Lapas Kelas 11B Tolitoli.
Di momen HBP dengan tema “Pasti Bermanfaat Untukmu Masyarakat” Lapas Tolitoli sebelumnya telah melaksanakan beberapa agenda kegiatan seperti, bhakti sosial berupa kunjungan ke Panti Asuhan, Donor Darah serta rangkaian kegiatan lainnya seperti Pekan Olahraga, dan Keagamaan untuk warga Binaan serta Ibadah secara serentak seluruh Indonesia.
Dalam Paparan secara Virtual, Menteri Imigrasi Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa di Usia ke-61 Tahun Pemasyarakatan bukan sekedar urusan Penjara, tapi tentang memberikan harapan, Membangun kembali jati diri Manusia, dan menghadirkan keadilan Restoratif bagi masyarakat.
“Kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar melakukan refleksi mendalam apa yang sudah dicapai, apa yang belum, dan yang lebih penting lagi apa yang kita lakukan bersama untuk menjadikan Pemasyarakatan sebagai bagian integral dari pembangunan,” pinta menteri.
Terpisah, Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan didampingi Kepala Lapas 11B Tolitoli, Mohamad Ishak, menyampaikan harapannya di momentum HBP ke-61 kali ini agar Pemasyarakatan semakin matang dan mampu mengambil langkah-langkah terbaik untuk mencapai tujuan yaitu merehabilitasi dan merekonstruksi narapidana agar menjadi warga Negara yang baik.
“Sebagai pemerintah daerah tentunya berharap momentum ini pemasyarakatan semakin dewasa dan berani mengambil keputusan strategis serta berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat,” harap wabup.”
Agenda kegiatan diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada mitra kerja Lapas Tolitoli, serta pemberian bingkisan dan cenderamata kepada Purnabakti Pemasyarakatan, serta pegawai tertua dan termuda Lapas Tolitoli. (adv)
Sumber. : Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kab. Tolitoli
Artikel. : Risdawaty
Editor : Lukas Sara
Tinggalkan Balasan