ISYEP 2025: Satu Putri Terbaik Kaltim Akan Wakili Indonesia ke Singapura
NUSSA.CO, SAMARINDA- Provinsi Kalimantan Timur kembali mendapat kesempatan untuk mengirimkan wakilnya dalam ajang pertukaran pemuda internasional, Indonesia – Singapore Youth Exchange Program (ISYEP) tahun 2025.
Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dan pemerintah Singapura yang bertujuan membangun kapasitas kepemudaan dalam ranah budaya, kepemimpinan, dan diplomasi.
Tahun ini, Kalimantan Timur mendapatkan jatah satu kuota peserta putri untuk mewakili daerah dalam program prestisius tersebut.
Saat ini, proses seleksi tengah berlangsung dan dipusatkan di Samarinda, melibatkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.
Seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan ketat, mulai dari tes TOEFL, wawancara mendalam, presentasi program sosial, hingga unjuk bakat seni dan budaya.
“Hari ini merupakan seleksi tahap akhir. Kami akan memilih lima peserta terbaik untuk diajukan ke pusat,” kata Rusmiliyadi, Sub Koordinator Kepemudaan Dispora Kaltim.
Rusmiliyadi menambahkan, para peserta menunjukkan antusiasme dan kemampuan yang mengesankan.
“Banyak peserta yang menampilkan kesenian daerah seperti tari tradisional, musik etnik, dan membawa gagasan inovatif tentang pelestarian budaya lokal,” ujarnya Rusmuliyadi.
Dari lima nama yang terpilih di tingkat provinsi, hanya satu peserta terbaik yang akan diputuskan oleh Kemenpora RI untuk mewakili Indonesia ke Singapura.
Nantinya, peserta terpilih akan mengikuti rangkaian kegiatan pertukaran selama dua minggu di Negeri Singa bersama delegasi pemuda dari berbagai daerah lain di Indonesia.
Program ISYEP tidak hanya mendorong kolaborasi antarbudaya, tetapi juga membuka ruang dialog pemuda lintas negara.
Para peserta akan terlibat dalam workshop, kunjungan kelembagaan, dan diskusi kebijakan kepemudaan bersama pemuda Singapura.
“Kami ingin peserta yang terpilih nantinya mampu menjadi representasi terbaik Indonesia. Bukan hanya sebagai duta budaya, tapi juga sebagai pemuda yang visioner dan siap membangun hubungan antarbangsa,” tutur Rusmiliyadi.
Program ISYEP sendiri telah berlangsung sejak tahun 1979 dan menghasilkan ratusan alumni yang kini aktif berkiprah di berbagai bidang strategis, baik di dalam maupun luar negeri.
Tahun ini, Kalimantan Timur berharap dapat mengirimkan wakil terbaik yang mampu menginspirasi generasi muda lainnya.
(Adv)
Tinggalkan Balasan