Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus menggencarkan pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 3 hingga 4 unit sekolah menengah baru pada tahun 2026 mendatang. Langkah ini diambil untuk menjawab lonjakan kebutuhan pendidikan yang kian mendesak, seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan pesatnya perkembangan wilayah.

“Tahun ini kita sudah mulai menyusun desain Detail Engineering Design (DED) untuk tiga sekolah terpadu yang rencananya akan dibangun di kawasan sekitar Masjid Islamic Center. Harapannya, pada tahun depan kita sudah bisa memulai proses konstruksinya,” ujar Bagus, Senin (4/8/2025)

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam penyediaan sekolah tingkat menengah atas dan kejuruan. “Alhamdulillah, kita dapat dukungan dari provinsi. Ini tentu akan mempercepat penyediaan akses pendidikan menengah bagi anak-anak Balikpapan,” tambahnya.

Bagus juga menyoroti masih tingginya keluhan masyarakat, terutama para orang tua, terkait masalah zonasi dan keterbatasan daya tampung sekolah negeri setiap kali masa pendaftaran tiba. “Saya paham betul, banyak ibu-ibu yang bingung dan stres saat mencari sekolah untuk anaknya karena daya tampung masih belum sebanding dengan jumlah siswa,” ujarnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot juga tengah menyiapkan lahan seluas 7 hektare di Balikpapan Timur untuk membangun Sekolah Rakyat. Konsep sekolah ini lebih menitikberatkan pada pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, dengan harapan bisa mengakomodasi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah yang memiliki semangat belajar tinggi.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari visi besar Pemkot Balikpapan dalam memperkuat fondasi pendidikan sebagai gerbang utama menuju pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). “Pendidikan adalah fondasi. Kita ingin generasi muda Balikpapan benar-benar siap mengambil peran penting dalam pengembangan IKN ke depan,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoBpp)