Perkuat Pengawasan Pemilihan, Bawaslu Kaltim Rekrut 6.256 Pengawas TPS
Topan: Animo Masyarakat Tinggi
NUSSA.CO, SAMARINDA – Gelaran pilkada serentak tahun 2024 telah melalui sejumlah tahapan. Di Kaltim, sedikitnya ada 11 pilkada serentak. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim sebagai garda terdepan pengawasan pemilihan agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku telah membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kaltim, 12-28 November 2024.
Tugas utama PTPS adalah memastikan proses pungut hitung di TPS berjalan sesuai ketentuan, serta bebas dari pelanggaran yang bisa merugikan salah satu pihak, atau merusak integritas pemilihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi untuk sama-sama mengawasi proses pungut hitung di TPS pada saat hari pencoblosan, agar pemilihan berjalan sesuai dengan ketentuan,” ujar Komisioner Bawaslu Jaltim, Wamustofa Hamzah.
Syarat utama untuk menjadi PTPS diantaranya, Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili di Kecamatan setempat dibuktikan dengan KTP, berusia minimal 21 tahun pada saat mendaftar, dan tidak terlibat dalam partai politik atau kegiatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dalam Pemilihan Kepala Daerah.
“Sejauh ini animo masyarakat tinggi, di beberapa daerah antusias mendaftar. Masyarakat ingin terlibat aktif mengawasi pemilihan tahun ini,” lanjut pria yang akrab disapa Topan ini.
Nantinya, PTPS yang terpilih akan melakukan pengawasan sejak pendistribusian logistik dari kecamatan hingga ke TPS.
“PTPS juga berperan mengawasi distribusi logistik sampai ke TPS. Semua proses akan diawasai untuk meminimalisir kecurangan yang bisa merugikan salah satu pihak, termasuk Bawaslu,” pungkas Wamustofa Hamzah. (ADV)
Tinggalkan Balasan