Diskusi Politik dengan Gen-Z, Hari Dermanto: Gunakan Kesempatan untuk Memilih Pemimpin Kaltim Selanjutnya!
NUSSA.CO, SAMARINDA – Pemilihan serentak menjadi hak konstitusional bagi setiap warga negara yang memasuki usia 17 tahun tanpa tekecuali. Dihadapan ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 13 Samarinda, Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto menyampaikan pentingnya posisi siswa sebagai pemilih pemula, Kamis (19/9/2024).
“Indonesia merupakan negara demokrasi. Ciri negara demokrasi adalah perlindungan terhadap kebebasan berpendapat, kedaulatan rakyat, pemilu, HAM, supremasi hukum. Negara demokrasi tanpa hukum bisa menjadi bar-bar, hukum tanpa demokrasi ia akan bisa menjadi tirani. Jadi, hukum dan demokrasi harus selalu bersama,” ucap Hari Dermanto.
Hari Dermanto menambahkan, proses demokrasi akan melahirkan seorang pemimpin yang harus menampilkan sikap demokratis dan melindungi hak berpendapat, serta patut terhadap hukum.
“Bagi teman-teman yang telah menginjak usia 17 tahun, maka mereka telah memiliki hak konstitusi dan memiliki hak sebagai warga negara Indonesia seutuhnya, bisa memilih dan menentukan calon pemimpin untuk 5 (Lima) tahun kedepan dan gunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” lanjut Hari Dermanto.
Diskusi kepemiluan ini masuk dalam rangkaian semarak Pilkada Gen – Z sebagai suara demokrasi yang digelar oleh SMAN 3 Samarinda, sekaligus menjadi wadah untuk Bawaslu Kaltim menyampaikan pendidikan politik berbagi informasi, mengenal pilkada dan partisipasi sebagai warga terutama bagi siswa pemilih pemula agar cerdas dalam menggunakan hak pilih serta partisipasinya.
Lebih lanjut, dengan adanya pendidikan politik ini diharapkan siswa-siswi dapat menjadi agen perubahan yang berperan dalam menjaga integritas dan demokrasi dalam setiap tahapan pemilihan yang berlangsung. (ADV)
Tinggalkan Balasan