Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar Balikpapan mulai mengalami kenaikan secara perlahan. Meski belum mencapai lonjakan signifikan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan harga lebih lanjut.

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Jafar Sidik, mengatakan bahwa saat ini harga beberapa komoditas utama seperti cabai, bawang, dan daging mengalami kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar. “Dari pemantauan sementara, kenaikan harga sudah mulai terlihat, tetapi belum sampai pada level yang mengkhawatirkan. Kami akan terus mengawasi perkembangannya,” ujarnya.

Menurut data dari pedagang pasar, harga cabai rawit naik sekitar 10% dalam sepekan terakhir, sementara harga daging ayam dan sapi juga menunjukkan tren serupa. “Permintaan mulai meningkat karena masyarakat bersiap menghadapi Ramadan. Ini adalah pola yang umum terjadi setiap tahun,” kata salah satu pedagang di Pasar Klandasan.

DPRD Balikpapan menegaskan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan harga tetap stabil. “Kami akan turun langsung ke pasar dan berbicara dengan pedagang untuk mengetahui permasalahan yang mereka hadapi. Jika ada spekulan yang mencoba memainkan harga, kami akan minta dinas terkait untuk mengambil tindakan,” tegas Jafar Sidik.

Selain itu, DPRD juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying yang bisa memperburuk situasi. “Kami memahami kekhawatiran masyarakat, tetapi jangan sampai kepanikan justru menyebabkan kelangkaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” tambahnya.

Dalam beberapa hari ke depan, Komisi II DPRD Balikpapan akan melakukan inspeksi ke pasar tradisional dan pusat distribusi guna memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dalam jumlah yang cukup. “Kami ingin memastikan Ramadan tahun ini tetap kondusif, dengan harga yang tetap dalam batas wajar sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” pungkasnya. (Adv)