Dispora Kalimantan Timur Selenggarakan Kegiatan Pencegahan Narkoba dan Pengembangan Pemuda
NUSSA.CO, SAMARINDA- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur gelar Pencegahan Narkoba dan Jambore Pemuda Daerah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur. (20/5/25).
kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari upaya membina dan melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial, serta mendorong pengembangan potensi pemuda daerah.
” Jambore Pemuda Daerah direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli, tepatnya pada tanggal 15 Juli, dan akan berlangsung selama lima hari. Kegiatan ini akan dipusatkan di Kabupaten Kutai Timur, bertempat di Stadion Kudungga”, ujar Zaitun sriyana.
Pesertanya berasal dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur, dengan total 10 kabupaten/kota yang akan mengirimkan delegasi pemudanya.
Kepala seksi pemberdayaan pemuda, Zaintun sriyana Megatakan Setiap daerah diwajibkan menampilkan ciri khas kebudayaan masing-masing melalui pertunjukan tari tradisional.
Selain itu, akan ada kompetisi yang memperebutkan juara 1, 2, 3 hingga juara harapan. Ajang ini bukan hanya menonjolkan kebudayaan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan pengembangan kreativitas pemuda dari usia 16 hingga 30 tahun.
kegiatan pencegahan narkoba dirancang untuk menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK hingga perguruan tinggi. Dispora juga melibatkan organisasi masyarakat untuk memperluas jangkauan kampanye bahaya narkoba ini.
Dalam pelaksanaan kegiatan pencegahan narkoba, Dispora akan menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Densus 88, Kementerian Hukum dan HAM, serta pihak lembaga pemasyarakatan. Para narasumber ini akan memberikan edukasi langsung kepada para peserta, termasuk berbagi pengalaman nyata terkait bahaya narkoba dan upaya penyamarannya.
” kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan praktik dan diskusi agar tidak monoton. Salah satu pendekatan yang akan digunakan adalah menggambarkan bagaimana hipnotis sosial dapat memengaruhi anak muda, terutama yang pendiam, sehingga mereka rentan menjadi target penyalahgunaan narkoba dibandingkan yang aktif bersosialisasi” tambahannya Zaitun sriyana.
Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya kreatif dan mencintai budaya daerah, tetapi juga bebas dari narkoba. Harapannya, edukasi yang diberikan mampu mendorong kesadaran kolektif para pemuda untuk menjaga masa depan mereka dari hal-hal yang merusak.
Tinggalkan Balasan