Balikpapan Salurkan Bantuan Material Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk 100 Warga
NUSSA.COBALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) siap menyalurkan bantuan material bagi 100 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di enam kecamatan. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Kepala Disperkim Balikpapan, Rafiuddin, menjelaskan bahwa surat keputusan (SK) Wali Kota mengenai daftar calon penerima manfaat sudah resmi diterbitkan. Tahap berikutnya adalah sosialisasi ke warga penerima bantuan, agar mereka memahami hak dan kewajiban dalam program tersebut.
“Surat Keputusan Wali Kota untuk calon penerima manfaat sudah keluar. Tugas kami berikutnya adalah menyampaikan sosialisasi, agar masyarakat paham prosedur, hak, dan kewajibannya,” ujar Rafiuddin, Jumat (11/7/2025).
Bantuan material akan didistribusikan secara serentak pada awal Agustus mendatang. Setelah menerima material, warga dapat memulai proses pembangunan atau perbaikan rumah secara mandiri dengan pendampingan teknis dari konsultan yang disediakan pemerintah. Setiap unit rumah mendapatkan nilai bantuan sekitar Rp30 juta, diharapkan cukup untuk mengubah kondisi rumah menjadi layak huni.
“Penyerahan dilakukan serentak di enam kecamatan, dan penerima hanya tinggal mengerjakan, tentu dengan pendampingan dari konsultan teknis. Nilainya sekitar Rp30 juta per rumah, cukup untuk perbaikan yang layak,” jelasnya.
Rafiuddin juga memastikan distribusi bantuan dilakukan secara merata, dengan total 100 unit rumah yang tersebar di seluruh kecamatan. Selain itu, Disperkim telah mengusulkan tambahan 100 unit rumah pada anggaran perubahan tahun ini, dan menargetkan peningkatan hingga 150 unit pada tahun anggaran 2026.
“Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, kami berharap dukungan penuh dari kelurahan dan RT. Mereka menjadi ujung tombak dalam verifikasi lapangan dan identifikasi warga yang benar-benar layak menerima bantuan ini,” pungkas Rafiuddin. Program ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan