Loadingtea

NUSSA.CO, JAKARTA — Riuh langkah ribuan pelari di kawasan Parkir Timur Senayan, Minggu (26/4/2026), menjadi penanda lahirnya sebuah konsep baru, olahraga yang terhubung langsung dengan literasi keuangan dan aksi sosial. Melalui ajang perdana Tring! Golden Run 2026, PT Pegadaian tidak hanya mengajak masyarakat berlari, tetapi juga memperkenalkan cara sederhana membangun masa depan finansial.

Di balik event tersebut, Pegadaian menyisipkan misi yang lebih luas. Selain mendorong gaya hidup sehat, perusahaan juga menyalurkan donasi sebesar Rp1,25 miliar kepada atlet Indonesia, termasuk mereka yang selama ini berada di ruang terbatas atlet difabel, atlet pra-sejahtera, hingga atlet berkebutuhan khusus.

Komisaris Utama PT Pegadaian, A.M. Putranto, menekankan bahwa pendekatan ini sengaja dirancang agar pesan investasi tidak terasa kaku. Menurutnya, emas tetap menjadi instrumen yang relevan di tengah dinamika ekonomi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat. Bahwa investasi bisa dimulai dari langkah sederhana, bahkan dari aktivitas sehari-hari seperti berlari,” ujarnya.

Tidak berhenti pada simbolisme, konsep “Ubah Keringatmu Jadi Emas” diwujudkan secara nyata. Peserta yang menempuh kategori 5K dan 10K secara tidak langsung diperkenalkan pada gagasan bahwa setiap usaha memiliki nilai yang bisa dikonversi menjadi investasi.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial. Ia menegaskan bahwa inklusivitas menjadi prinsip utama, terutama dalam mendukung dunia olahraga nasional.

“Semua atlet punya hak yang sama untuk berkembang. Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal, termasuk mereka yang selama ini kurang mendapat perhatian,” katanya.

Donasi yang disalurkan Pegadaian menyasar sejumlah organisasi olahraga, sebagai upaya memperkuat pembinaan dan membuka akses yang lebih merata bagi para atlet.

Di sisi lain, Pegadaian juga memanfaatkan momentum ini untuk memperluas literasi keuangan berbasis digital. Melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, masyarakat kini dapat mengakses layanan investasi emas dengan nominal yang sangat terjangkau.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk, Selfie Dewiyanti, menyebut bahwa transformasi digital menjadi kunci dalam menjangkau generasi baru.

“Investasi tidak lagi eksklusif. Dengan Rp10 ribu, masyarakat sudah bisa mulai menabung emas. Ini tentang membangun kebiasaan, bukan soal besar kecilnya nilai,” jelasnya.

Ia menambahkan, filosofi di balik kegiatan ini menekankan konsistensi bahwa langkah kecil yang dilakukan terus-menerus dapat menghasilkan dampak besar di masa depan.

Kesuksesan Tring! Golden Run 2026 juga mendapat respons positif dari daerah. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, melihat kegiatan ini sebagai model yang layak dikembangkan lebih luas.

“Ini bukan sekadar event, tetapi pendekatan baru dalam mengedukasi masyarakat. Kami melihat peluang besar untuk menghadirkan konsep serupa di daerah dengan menyesuaikan kebutuhan lokal,” ujarnya.

Menurutnya, kombinasi antara olahraga, edukasi finansial, dan kepedulian sosial mampu menciptakan dampak yang lebih kuat dibandingkan program konvensional. (*/Adv)