Loadingtea

NUSSA.CO. BERAU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengintensifkan pengawasan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November mendatang. Di seluruh Kaltim, setidaknya ada 11 pilkada yang akan diselenggarakan, termasuk 10 di tingkat kabupaten/kota dan 1 pilgub Kaltim.

Salah satu upaya Bawaslu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan Pilkada adalah dengan menggelar sosialisasi yang dikemas dalam bentuk kegiatan jalan sehat. Di Kabupaten Berau, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (7/9/2024) dan diikuti oleh ratusan warga yang antusias berpartisipasi.

Kegiatan jalan sehat tersebut mengusung tema “Mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Berau yang Berintegritas Tanpa Politik Uang, Ujaran Kebencian, Isu SARA, dan Hoax.” Acara yang terbuka untuk umum ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung, yang berkesempatan melepas peserta jalan sehat.

Selain masyarakat, kegiatan ini turut dihadiri kedua pasangan calon (paslon) yang akan berkompetisi dalam Pilkada Berau 2024, sejumlah anggota DPRD Berau, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Dalam sambutannya, Galeh Akbar Tanjung mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan Pilkada. Ia meminta kedua paslon untuk tidak terlibat dalam praktik politik uang atau menjanjikan keuntungan materi untuk mendulang suara pemilih. Galeh juga menegaskan bahwa segala bentuk pelanggaran akan diawasi dengan ketat oleh Bawaslu.

Lebih lanjut, Galeh mengajak masyarakat Berau untuk berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan. “Jika masyarakat menemukan kecurangan dalam proses Pilkada, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pengawas pemilu di semua tingkatan,” ujar Galeh.

Dengan sosialisasi seperti ini, Bawaslu berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengawasan pemilu yang bersih dan adil, demi terciptanya Pilkada yang berintegritas di Kabupaten Berau dan Kaltim secara umum. (Adv)