Loadingtea

NUSSA.CO, PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, menegaskan pentingnya pendampingan ketat dari Inspektorat Daerah dalam pengawasan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memastikan serapan anggaran berjalan maksimal. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi lagi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang besar, seperti tahun lalu.

“Silpa tahun lalu menjadi pembicaraan banyak orang. Masyarakat PPU sangat membutuhkan anggaran untuk berbagai program, namun sayangnya masih ada anggaran yang tidak terserap,” ungkap Makmur dalam rapat yang digelar pada Rabu (28/8/2024). Ia menekankan bahwa Silpa yang besar harus dihindari, dan untuk itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus bekerja lebih efektif.

Makmur menginstruksikan Inspektorat Daerah untuk melakukan pendampingan dan pengawasan ketat terhadap setiap proses realisasi anggaran, sehingga anggaran dapat terserap dengan baik. “Saya ingin Inspektorat tidak hanya mengawasi, tetapi juga membantu memitigasi kendala yang mungkin dihadapi SKPD. Kita harus pastikan bahwa anggaran digunakan tepat sasaran,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa, selain pengawasan, percepatan dalam pengadaan barang dan jasa harus segera dilakukan, salah satunya melalui penggunaan e-Katalog. Menurut Makmur, sistem ini dapat mempermudah proses pengadaan dan mempercepat realisasi program yang sudah direncanakan. “Saya minta mulai minggu depan, e-Katalog harus digunakan untuk mempercepat pengadaan. Dengan begitu, ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Makmur juga mengingatkan seluruh SKPD untuk komitmen penuh terhadap berita acara kegiatan yang telah disusun. Setiap program yang sudah dianggarkan harus dilaksanakan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan, dan jika ada kendala dalam pelaksanaannya, penyesuaian harus segera dilakukan melalui APBD Perubahan. “Kita tidak ingin ada anggaran yang tidak digunakan secara optimal, dan jika ada program yang tidak bisa berjalan, segera lakukan perubahan agar anggaran dapat diserap,” tegasnya.

Lebih lanjut, Makmur menekankan bahwa keberhasilan dalam serapan anggaran akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, ia meminta agar semua pihak serius dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan, dengan pendampingan Inspektorat sebagai bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.

“Serapan anggaran yang rendah akan memengaruhi perekonomian daerah. Kita harus bekerja sama untuk memastikan semua berjalan dengan baik dan sesuai target,” pungkas Makmur.

Dengan pendampingan dari Inspektorat dan percepatan pengadaan, Pj Bupati optimistis bahwa serapan anggaran tahun ini bisa jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, sehingga ekonomi masyarakat PPU bisa tumbuh lebih signifikan. (Adv/DiskominfoPPU)