Bupati Donggala Resmi Buka Seleksi JPT, 24 Peserta Lolos Administrasi
NUSSA.CO. – Donggala, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, yang diwakili oleh Wakil Bupati Taufik M. Burhan, secara resmi membuka pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 di Hotel Rama, Palu. Dengan ditunjuknya 24 peserta dari total 30 pendaftar yang memenuhi syarat administrasi, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjamin pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan secara transparan dan kompetitif berdasarkan prinsip sistem merit.
Acara dimulai dengan laporan Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi, Dr. Ir. H. Rustam Efendi. Dalam laporannya, ia mengungkapkan bahwa proses seleksi diumumkan secara terbuka mulai 13 hingga 28 Februari 2026 melalui berbagai kanal daring, termasuk aplikasi ASN Karier. “Dari 30 pendaftar, 24 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan dapat mengikuti seleksi kompetensi. Enam lainnya tidak memenuhi ketentuan administrasi,” jelas Rustam.

Proses seleksi ini akan terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan penilaian administrasi dan rekam jejak yang memiliki bobot 20 persen, dilanjutkan dengan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui assessment center (25 persen), serta seleksi kompetensi teknis yang meliputi penulisan makalah (20 persen) dan wawancara (35 persen). Semua hasil penilaian akan bersifat kumulatif, memastikan bahwa setiap aspek kompetensi peserta diukur secara menyeluruh.
Seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural dijadwalkan berlangsung pada 3-4 Maret 2026, yang akan dipandu oleh tim asesor dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah. Sementara itu, seleksi kompetensi teknis dijadwalkan berlangsung pada 6-7 Maret 2026. Hasil akhir dari seleksi ini direncanakan akan diumumkan pada 9 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi peserta untuk meraih jabatan yang strategis di pemerintahan daerah.
Wakil Bupati Taufik M. Burhan menekankan pentingnya proses seleksi yang objektif dan transparan. “Proses ini harus berlangsung objektif, transparan, dan bebas intervensi. Kami ingin memastikan jabatan pimpinan tinggi diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen pelayanan publik,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Diharapkan, pejabat pimpinan tinggi yang terpilih mampu menggerakkan organisasi perangkat daerah secara efektif dan menghadirkan kinerja yang berdampak positif bagi masyarakat. “Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Donggala menargetkan lahirnya pimpinan perangkat daerah yang profesional serta mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah,” tambah Burhan.
Dengan langkah ini, Kabupaten Donggala menunjukkan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik, yang tidak hanya mengutamakan kepentingan internal, namun juga berfokus pada pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat. Proses seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas tinggi serta mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan.
Dalam konteks ini, masyarakat Donggala tentunya berharap agar proses seleksi ini dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta melahirkan pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi daerah di masa depan.(JBX)
Tinggalkan Balasan