Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – DPRD Samarinda terus menunjukkan dukungannya terkait rencana pembangunan pelabuhan penumpang di Kecamatan Palaran. Kehadiran pelabuhan tersebut dinilai tidak hanya memperkuat konektivitas transportasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.

Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda mengatakan, pihaknya menyambut positif langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang terus mematangkan rencana pemindahan terminal penumpang dari kawasan Pelabuhan Yos Sudarso ke Palaran.

Politisi Partai Amanat Nasional ini menambahkan, keberadaan pelabuhan penumpang akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama sektor perdagangan, kuliner, jasa transportasi, dan usaha kecil lainnya yang dapat berkembang seiring meningkatnya aktivitas penumpang.

“Kalau pelabuhan penumpang nantinya beroperasi di Palaran, tentu akan memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Aktivitas masyarakat akan semakin ramai dan peluang usaha juga terbuka lebih luas,” ujarnya, pada Senin (27/7).

Pasalnya, setiap penumpang yang datang maupun berangkat melalui Palaran akan menciptakan perputaran ekonomi baru.

Kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya diperkirakan akan meningkat. “Penumpang yang datang ke Samarinda nantinya akan melalui Palaran. Dari situ akan muncul aktivitas ekonomi karena mereka membutuhkan berbagai layanan, mulai dari makan, minum, hingga transportasi,” katanya.

Meski demikian, Jasno mengakui hingga saat ini belum ada pembahasan rinci terkait skema pembiayaan pembangunan. Menurutnya, hal tersebut masih menjadi kewenangan pemerintah daerah dan akan disesuaikan dengan tahapan perencanaan yang sedang berjalan.

“Harapan kami tentu pelabuhan ini bisa segera direalisasikan. Wacana ini sudah cukup lama berkembang dan masyarakat Palaran juga menunggu manfaat yang akan dihasilkan dari pembangunan tersebut,” pungkasnya.

Ia menambahkan, apabila pelabuhan penumpang benar-benar beroperasi di Palaran, kawasan tersebut berpotensi tumbuh menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di Samarinda. *)