Loadingtea

NUSSA. BALIKPAPAN – Pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur memasuki babak baru. Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengungkapkan bahwa proyek tersebut akan segera memasuki tahap lelang pada April 2025, setelah pelantikan kepala daerah yang baru. Saat ini, Detail Engineering Design (DED) telah rampung dan proyek siap memasuki tahap konstruksi.

“Kami menargetkan lelang dilaksanakan pada April 2025, mengingat proyek ini menggunakan skema anggaran tahun jamak,” ujar Gasali.

Pembangunan rumah sakit ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Timur, yang selama ini masih mengandalkan fasilitas kesehatan swasta. Rumah sakit tersebut direncanakan memiliki lima lantai dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga diharapkan mampu mengurangi beban fasilitas kesehatan di pusat kota.

DPRD Balikpapan memastikan bahwa proyek ini akan diawasi secara ketat agar berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Gasali menegaskan bahwa persiapan lahan, perencanaan anggaran, serta aspek teknis pembangunan sudah rampung, sehingga hanya tinggal menunggu proses lelang.

“Kami akan memastikan pembangunan rumah sakit ini berjalan lancar dan tepat sasaran, demi memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Balikpapan Timur,” tambahnya.

Pembangunan rumah sakit ini menggunakan skema anggaran tahun jamak dengan total biaya mencapai Rp 272 miliar. Pada tahap awal di tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 19 miliar untuk memulai konstruksi.

Gasali juga mengapresiasi dukungan DPRD periode 2019-2024 yang turut memperjuangkan pembangunan fasilitas kesehatan ini. Dengan adanya rumah sakit tersebut, warga Balikpapan Timur diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, sekaligus mendukung pemerataan fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan. (Adv)