Pertumbuhan Penduduk PPU Dorong Lonjakan Izin Perumahan, Penajam Jadi Primadona
NUSSA.CO, PPU – Peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi faktor utama yang mendorong melonjaknya permintaan hunian pribadi dan pengembangan perumahan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Nurlaila, menyatakan bahwa hal ini terlihat dari jumlah pengajuan izin site plan perumahan yang meningkat secara signifikan selama setahun terakhir.
“Pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan akan perumahan. Dalam satu tahun terakhir, kami menerima sekitar 50 pengajuan izin site plan perumahan,” jelas Nurlaila, Senin (9/9/2024). Permintaan ini terutama berasal dari Kecamatan Penajam, yang menjadi kawasan paling diminati pengembang properti. Meski demikian, Kecamatan Waru dan Babulu juga menunjukkan ketertarikan dari pihak developer, meski jumlahnya tidak sebesar Penajam.
Tren pengajuan izin site plan yang tinggi di Penajam menandakan bahwa kecamatan ini mulai berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan tempat tinggal bagi penduduk baru. “Kecamatan Penajam memiliki permintaan izin site plan yang sangat tinggi, terutama dari desa-desa yang tersebar di wilayah tersebut. Namun, pengembangan di Waru dan Babulu juga tetap berjalan, meski tidak sepesat Penajam,” lanjut Nurlaila.
DPMPTSP PPU memfasilitasi pengembang melalui sistem perizinan berbasis elektronik, Online Single Submission (OSS), yang memungkinkan pengajuan izin dilakukan secara mudah dan cepat. Sistem OSS ini dilandasi oleh Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018, yang bertujuan untuk mempercepat proses perizinan di berbagai sektor, termasuk perumahan, UMKM, dan sektor tambang.
“OSS mempermudah seluruh proses pengajuan perizinan, termasuk untuk properti. Dengan sistem ini, para pengembang bisa mengajukan izin tanpa harus datang langsung ke kantor, sehingga lebih efisien dan cepat,” terang Nurlaila.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah izin site plan ini tidak hanya menjadi indikasi tingginya permintaan terhadap perumahan, tetapi juga sebagai cerminan pertumbuhan ekonomi PPU yang semakin pesat. Dengan adanya pengembangan di sektor properti, diharapkan PPU dapat menjadi salah satu kawasan strategis yang mendukung perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa depan.
“Ini adalah sinyal positif bahwa ekonomi PPU sedang bergerak maju, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur perumahan. Kami berharap tren ini akan terus berlanjut, sehingga PPU bisa menjadi kawasan yang semakin berkembang,” ungkap Nurlaila.
Melihat perkembangan yang terus meningkat ini, Nurlaila mengimbau para pengembang properti untuk terus mematuhi regulasi yang berlaku dan memastikan setiap proyek mereka sesuai dengan standar lingkungan dan tata ruang yang sudah ditetapkan. (DiskominfoPPU)

Tinggalkan Balasan