Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti kekurangan tenaga medis di Puskesmas Baru Ulu, Balikpapan Barat, yang beroperasi selama 24 jam. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa kondisi ini berpotensi menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami akan berupaya maksimal bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan tambahan tenaga medis sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal,” ujar Gasali.

Kepala UPTD Puskesmas Baru Ulu, James, sebelumnya telah mengajukan permohonan resmi kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dan DPRD untuk menambah tiga dokter. Menurutnya, kebutuhan ini mendesak agar layanan 24 jam tetap berjalan tanpa kendala.

DPRD Balikpapan memastikan bahwa pembahasan terkait penambahan tenaga medis akan dipercepat. Gasali menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Baru Ulu menjadi salah satu prioritas legislatif daerah.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar kebutuhan dokter bisa dipenuhi secepatnya,” tambahnya.

Selain memastikan tambahan tenaga medis, DPRD juga akan mengawal upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung di puskesmas tersebut. Dengan jumlah kunjungan pasien yang terus meningkat, langkah strategis ini dinilai penting demi memastikan pelayanan yang lebih optimal.

Melalui intervensi DPRD dan Dinas Kesehatan, diharapkan operasional Puskesmas Baru Ulu dapat berjalan lebih lancar, mengurangi beban kerja tenaga medis, serta menjamin akses kesehatan yang lebih baik bagi warga Balikpapan Barat. (Adv)