DPRD Kabupaten Mojokerto Pelajari Tata Kota Balikpapan, Apresiasi Infrastruktur
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan kerja ke Kota Balikpapan guna mempelajari strategi pengembangan kota, terutama dalam sektor infrastruktur dan dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini mendapat apresiasi dari Ketua Tim Protokol DPRD Balikpapan, Leny Fadita, yang menilai kolaborasi antar-daerah menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif DPRD Kabupaten Mojokerto dalam mempelajari pengembangan Kota Balikpapan. Pertukaran pengalaman seperti ini penting agar setiap daerah bisa saling belajar dan mengadopsi kebijakan yang tepat guna,” ujar Leny.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso, menyampaikan bahwa pihaknya melihat Balikpapan sebagai contoh kota dengan tata kelola infrastruktur yang baik. Ia menyoroti berbagai keunggulan yang dimiliki kota ini, meskipun masih terdapat tantangan seperti banjir di beberapa titik.
“Balikpapan memiliki konsep pengembangan kota yang tertata, yang bisa menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk Mojokerto. Meski begitu, ada tantangan seperti banjir yang perlu diatasi lebih lanjut,” kata Imam.
Selain itu, ia juga menyoroti posisi strategis Balikpapan sebagai gerbang menuju IKN, yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kota. Menurutnya, infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan jembatan yang tengah dibangun akan semakin memperkuat peran Balikpapan dalam menopang perkembangan IKN.
“Kehadiran IKN memberikan peluang besar bagi Balikpapan. Dengan aksesibilitas yang semakin baik, potensi pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar,” tambahnya.
DPRD Kabupaten Mojokerto berharap dapat mengadopsi beberapa strategi yang diterapkan Balikpapan dalam pengelolaan tata kota dan pengembangan infrastruktur. Melalui kolaborasi ini, kedua daerah optimistis dapat menciptakan kebijakan yang lebih adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (Adv)

Tinggalkan Balasan