Loadingtea

NUSSA.CO. DONGGALA –  Kepolisian Resor (Polres) Donggala mengajak para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terlibat dalam upaya membuka peluang kerja bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki pekerjaan. Komitmen tersebut disampaikan Kapolres Donggala AKBP Aditya Rochaulia Suharto, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam kegiatan Coffee Morning bersama media di sebuah angkringan kecil di Kabupaten Donggala.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kasat Reskrim beserta jajarannya, serta Kasi Humas Polres Donggala, Andymarjianto.

 

Dalam paparannya, AKBP Aditya menjelaskan bahwa program Polisi Peduli Pengangguran yang digagas Polres Donggala bertujuan membantu masyarakat agar dapat memperoleh pekerjaan melalui keterlibatan pelaku UMKM setempat.

 

“Program Polisi Peduli Pengangguran berupaya agar masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan melalui UMKM,” ujar AKBP Aditya.

 

Menurut dia, terdapat pelaku UMKM di Donggala yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga pihak kepolisian berupaya menjembatani antara pengusaha yang membutuhkan pekerja dengan masyarakat yang sedang mencari lapangan kerja.

 

Kapolres Donggala juga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah kelurahan dapat turut mengambil bagian dalam mendukung komitmen tersebut, agar program penyaluran tenaga kerja bagi masyarakat kurang mampu dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.

 

AKBP Aditya juga menambahkan Kehadiran rekan-rekan media dalam kegiatan Coffee Morning ini dipandang sebagai sarana untuk memperluas informasi program kepada masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat antara Polres Donggala, pelaku usaha, dan publik.

 

Program Polisi Peduli Pengangguran merupakan salah satu wujud peran kepolisian dalam fungsi pembinaan masyarakat, yakni tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya pencegahan masalah sosial. Kehadiran angka pengangguran yang tinggi di suatu wilayah kerap menjadi salah satu faktor pemicu kenakalan dan kejahatan, sehingga upaya menciptakan lapangan kerja dinilai sebagai langkah preventif yang strategis.

 

Dengan melibatkan pelaku UMKM, Polres Donggala berharap sinergi antara kepolisian, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat mewujudkan penyerapan tenaga kerja yang lebih terarah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.(JBX)