Loadingtea

NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menegaskan pentingnya peran camat dalam memastikan kelancaran pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di wilayahnya. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan asisten bagian pemerintahan dan seluruh camat se-Kota Balikpapan, DPRD menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap proyek pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan bermanfaat bagi masyarakat.

Anggota DPRD Balikpapan, Simon Sulean, menegaskan bahwa camat harus lebih aktif dalam memantau pelaksanaan proyek di lapangan. Ia mengingatkan bahwa pengawasan yang lemah dapat menyebabkan keterlambatan proyek, penurunan kualitas pekerjaan, hingga potensi penyimpangan anggaran.

“Kami mendorong camat untuk lebih tegas dalam mengawasi proyek agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Simon.

Selain pembangunan, DPRD juga menyoroti berbagai kendala dalam pelayanan publik di kecamatan, seperti lambatnya proses administrasi kependudukan, minimnya sosialisasi program pemerintah, dan kurangnya pengawasan terhadap layanan dasar yang masih menyulitkan warga.

Untuk mengatasi hal ini, DPRD meminta agar aparatur kecamatan meningkatkan kapasitasnya dan mulai memanfaatkan teknologi digital dalam layanan publik.

“Kami ingin agar pembangunan dan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. DPRD akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja camat secara berkala,” tegas Simon.

DPRD berharap dengan adanya koordinasi yang lebih erat antara camat dan instansi terkait, pembangunan di Kota Balikpapan bisa berjalan lebih efektif, serta masyarakat mendapatkan layanan publik yang lebih cepat dan transparan. (Adv)