Loadingtea

NUSSA.CO, DEPOK,  – PT Pegadaian bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar program Pegadaian Goes to Campus di Universitas Indonesia (UI), sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan bagi mahasiswa. Acara ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman yang lebih luas mengenai pengelolaan finansial serta memperkenalkan investasi berbasis emas sebagai instrumen keuangan yang stabil dan menguntungkan.

Bertempat di Auditorium Soeria Atmadja, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, kegiatan ini dibuka oleh Pemimpin PT Pegadaian Wilayah Jakarta 1, Ngadenan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterampilan manajemen keuangan sejak dini agar mahasiswa dapat mencapai stabilitas finansial di masa depan.

“Generasi muda harus memiliki kemampuan mengelola keuangan yang baik untuk mencapai financial freedom. Pegadaian siap membantu dengan berbagai layanan investasi berbasis emas, termasuk produk unggulan Bank Emas Pegadaian,” ujar Ngadenan.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Arief Wibisono Lubis, Ph.D., menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa UI secara aktif mendorong literasi keuangan bagi mahasiswa guna meningkatkan inklusi keuangan di kalangan akademisi.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemateri, di antaranya Andi Tito Pratama dari OJK, yang menjelaskan regulasi industri bullion dalam perspektif UU Nomor 4 Tahun 2023. Selain itu, public figure sekaligus investor muda, Tasya Kamila, berbagi pengalaman mengenai pentingnya perencanaan finansial sejak dini.

“Sejak kuliah, kita harus mulai merancang masa depan, termasuk menyiapkan tabungan untuk melanjutkan pendidikan atau kebutuhan lainnya,” tutur Tasya.

Senior Vice President Bisnis Bullion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra, turut memperkenalkan inovasi Bank Emas Pegadaian yang diresmikan oleh Presiden RI pada 26 Februari 2025. Ia menjelaskan bahwa layanan ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai fasilitas keuangan berbasis emas, seperti simpanan, pembiayaan, perdagangan, hingga penitipan emas.

“Investasi emas merupakan pilihan cerdas karena tahan terhadap inflasi. Kami ingin mahasiswa memahami manfaatnya dan mulai menjadikannya sebagai strategi keuangan jangka panjang,” kata Kadek.

Melalui acara ini, Pegadaian semakin menegaskan komitmennya dalam memberikan solusi keuangan yang inklusif serta mendorong generasi muda untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Diharapkan, para mahasiswa dapat menerapkan wawasan yang diperoleh untuk mengelola keuangan mereka secara lebih bijak dan berkelanjutan. (*/Adv)