Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Program Sekolah Rakyat program Presiden Prabowo di Samarinda mulai menunjukkan hasil yang positif, meski baru berdiri satu tahun. Perkembangan siswa cukup signifikan, dan pembangunan sekolah permanen di Kecamatan Palaran terus dikebut dan ditargetkan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.

Helmi Abdullah, Ketua DPRD Samarinda mengatakan, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat masih berlangsung di tiga lokasi sementara, yakni BPMP Kalimantan Timur, BPVP Samarinda, dan kawasan yang berdampingan dengan SMAN 16 Samarinda.

“Penerimaan siswa baru nantinya akan dipusatkan di sekolah permanen di Palaran dengan jumlah sekitar 280 siswa. Saat ini pembangunan sarana dan prasarananya hampir rampung,” kata Helmi beberapa waktu lalu.

Capaian para siswa selama setahun terakhir menjadi bukti bahwa program tersebut mampu membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Helmi mengaku terkesan melihat kemampuan dan kepercayaan diri siswa yang berkembang dalam waktu relatif singkat.

“Baru satu tahun berjalan, tetapi anak-anak sudah mampu menunjukkan kualitas dan keahliannya masing-masing. Ini menjadi modal penting agar mereka terus berkembang dan memiliki kepercayaan diri yang lebih baik,” lanjutnya.

Politisi asal Partai Gerindra ini juga menilai keberhasilan Sekolah Rakyat tidak lepas dari tenaga pendidik yang diseleksi secara nasional.

“Seleksi gurunya dilakukan secara nasional. Jadi bukan hanya dari Samarinda, tetapi juga ada yang berasal dari daerah lain di Indonesia,” pungkas Helmi Abdullah.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis berasrama yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem, yang bertujuan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Terlrsebar di lebih dari 166 titik dan 36 provinsi di seluruh Indonesia, sekolah rakyat ini diperuntukkan untuk anak-anak dari keluarga dengan ekonomi paling rentan, termasuk mereka yang luput dari sistem pendidikan formal atau putus sekolah. *)