Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Komisi III DPRD Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah instansi terkait penanganan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Samarinda.

Dalam pertemuan ini, diketahui ada kemajuan saat penanganan musibah di Kita Tepian ini. “Tadi kami dengar laporan dari instansi dan relawan dilapangan, ada kemajuan, tapi harus terus dipantau agar musibah ini segera berakhir,” ujar Ahmad Sukamto, anggota Komisi III DPRD Samarinda usai rapat, Selasa (15/9).

Politisi asal partai Golkar ini tak lupa meminta dukungan masyarakat dalam penanganan musibah ini. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang bisa menghambat penanganan kekeringan dan Karhutla di Samarinda.

“Jangan membakar lahan, sampah, kondisi kemarau seperti ini mudah terjadi percikan api yang bisa membuat titik kebakaran yang baru,” tegasnya.

Belum adanya hujan hingga saat ini, juga dianggap sebagai penghambat penanganan kekeringan dan Karhutla. “Tidak adanya hujan juga cukup memperlambat upaya penanganan titik api di lapangan, ini cukup mempersulit,” pungkasnya. *)