DKP3 Pastikan Sapi Kurban Presiden Aman, Pemeriksaan Lebih Ketat
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) memastikan bahwa sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Sapi jenis simmental dengan bobot mencapai 830 kilogram itu telah diserahkan ke panitia kurban di Masjid Al-Ulla, masjid tertua di Balikpapan, yang berlokasi di kawasan Kampung Baru.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DKP3 Balikpapan, drh M. Bisri, menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap hewan kurban milik Presiden dilakukan secara lebih ketat dibandingkan hewan kurban pada umumnya. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sejak satu bulan sebelum Iduladha, termasuk melalui uji laboratorium terhadap sampel darah dan feses.
“Untuk sapi kurban dari Presiden, Insyaallah aman. Pemeriksaannya berlapis, mulai dari deteksi penyakit hewan menular hingga kelayakan konsumsi. Ini sudah menjadi SOP, dan semua uji kesehatan sudah kita lakukan dengan sangat ketat,” jelas drh Bisri, Kamis (5/6/2025).
DKP3 Balikpapan juga telah menyiagakan 60 personel petugas pemeriksa daging kurban yang dibagi dalam 15 tim. Mereka akan ditugaskan untuk memeriksa daging hasil pemotongan guna memastikan kualitasnya aman, sehat, utuh, dan halal sebelum didistribusikan kepada para mustahik.
“Yang kami periksa nanti bukan hanya hewannya saat hidup, tapi juga dagingnya setelah pemotongan. Tujuannya agar daging yang diterima masyarakat benar-benar dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” tegas Bisri.
Distribusi hewan kurban dari Presiden ini juga menjadi simbol perhatian negara terhadap masyarakat Balikpapan, khususnya di momen keagamaan penting seperti Iduladha. Masjid Al-Ulla sendiri dipilih karena merupakan salah satu ikon sejarah keislaman di Balikpapan yang masih aktif menjalankan fungsi sosial dan keagamaan secara konsisten.
Tinggalkan Balasan